Harga turun, agen elpiji di Padang merugi

Rabu, 08 Januari 2014 - 10:37 WIB
Harga turun, agen elpiji...
Harga turun, agen elpiji di Padang merugi
A A A
Sindonews.com - Setelah pemerintah kembali merevisi harga elpiji nonsubsidi, beberapa agen elpiji di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) merugi akibat telah membeli mahal elpiji di Pertamina.

Menurut Marketing PT Teten Gazali, Kristin mengaku bahwa pihaknya rugi sebesar Rp29,7 juta pasca penurunan harga elpiji nonsubsidi tersebut. Pasalnya, hingga saat ini masih tersisa 900 tabung elpiji ukuran 12 kilogram (kg), yang dibeli dengan harga naik.

“Kita sudah terlanjur membeli harga naik, ini mengakibatkan kita merugi Rp29,7 juta. Sebelumnya kita jual Rp134 ribu, tapi setelah turun, kita terpaksa menjual Rp101 ribu per tabung,” kata dia di Padang, Rabu (8/1/2014).

Kristin menjelaskan, saat kenaikan harga elpiji nonsubsidi, harganya dinaikkan menjadi Rp134 ribu, tapi setelah harga direvisi, pihaknya terpaksa menjual dengan harga baru.

“Ini membuat masyarakat kaget sebab harganya sudah turun. Tapi kita mengambil sikap, terpaksa kita ikut turunkan harga sebab kalau harga itu (Rp134 ribu) juga gas kita tidak laku lagi, akhirnya kita mengikuti kebijakan pemerintah,” ujar dia.

Hal sama dialami agen elpiji PT Shintan Pratama Mutiara di Jalan Kampung Nias, Padang. Menurut pemilik agen elpiji tersebut, Indra Darwin bahwa dia merugi pasca kebijakan pemerintah menurunkan harga elpiji nonsubsidi.

“Saat ini, ada 200 elpiji 12 kg. Kalau dilihat harga sekarang, kita rugi Rp7 juta. Seharusnya kita menjual gas tersebut Rp130 ribu, tapi akhirnya kita mejual Rp96,8 ribu per tabung,” ujar dia.

Dia mengaku, saat mendengar informasi penurunan gas elpiji nonsubsidi, masyarakat tidak mau membeli gas sehingga membuat 200 tabung tidak terjual. Setelah pemerintah resmi menurunkan harga elpiji, masyarakat baru membeli elpiji nonsubsidi tersebut.

“Akhirnya kita sendiri yang rugi,” tutur dia.

Seperti diketahui, PT Pertamina pada Senin (6/1/2014) mengumumkan merevisi harga elpiji 12 kg dari semulai naik Rp3.500 per kg menjadi Rp1.000 per kg. Dengan demikian, harga per tabung elpiji 12 kg mulai pukul 00.00, Selasa (7/1/2014) menjadi Rp91.600 per tabung.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
Menteri PU Jawab Isu...
Menteri PU Jawab Isu Keponakan Jadi Komisaris: Lu Bisa Buktikan, Gue Kasih Umrah
1 jam yang lalu
Menteri Dody Akui Mutasi...
Menteri Dody Akui Mutasi Pejabat PU, Tapi Tepis karena Bocornya Surat Perjalanan ke AS
2 jam yang lalu
Sering Kena Zonk & Trauma...
Sering Kena Zonk & Trauma Promo PHP Saat Belanja Online? Resep Ini Dijamin Bikin Happy
2 jam yang lalu
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
3 jam yang lalu
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
3 jam yang lalu
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
3 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved