Menkeu berencana tarik pajak sektor keuangan

Sabtu, 11 Januari 2014 - 12:47 WIB
Menkeu berencana tarik...
Menkeu berencana tarik pajak sektor keuangan
A A A
Sindonews.com - Untuk mengintensifkan penerimaan pajak, Menteri Keuangan M Chatib Basri mengaku sedang menjajaki pengenaan pajak bagi sektor-sektor keuangan seperti perbankan, sekuritas, dan jenis usaha lainnya.

Dia menyebut potensi pajak yang dapat digali dari sektor keuangan ini masih cukup besar walaupun secara umum perekonomian masih lesu.

"Potensi di sektor financial ini besar sekali. Ini yang Ditjen Pajak tengah lakukan, yaitu identifikasi terlebih dahulu seperti pajak properti dan juga UKM," terang Chatib di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (10/1/2014).

Chatib memahami mayoritas pegawai pajak akan terkejut dengan usaha Kemenkeu untuk memperluas Wajib Pajak. Agar adaptasi lebih mudah dan tidak memakan waktu lama, pengenaannya akan berdasarkan omzet.

"Dikenai atas omzet, jadi enggak perlu memeriksa buku. Tidak usah 100 persen asalkan dapat, revenue-nya pasti tinggi," lanjutnya.

Hal ini akan membuat pekerjaan para pegawai pajak lebih efisien walaupun penambahan jumlah pegawai pajak tidak terlalu banyak. Chatib juga berencana akan membuat batasan dimana omzet Rp600 juta tidak dikenakan pajak tapi naik ke angka Rp4,8 miliar.

"Dengan begitu petugas pajak mengurus yang Rp4,8 miliar saja, dan yang di bawah enggak usah di-spent. Tenaganya tidak habis di tempat lain," tandas Chatib.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aksi Menuntut Reformasi...
Aksi Menuntut Reformasi Pegawai Pajak
Diskon Pajak Mobil Baru...
Diskon Pajak Mobil Baru Berlaku Mulai 1 Maret 2021
Negara yang Kaya Tanpa...
Negara yang Kaya Tanpa Memungut Pajak dari Rakyatnya
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Kapolri: Polri akan...
Kapolri: Polri akan Kawal Kepatuhan Wajib Pajak untuk Bayar Pajak
Adaro Raih Penghargaan...
Adaro Raih Penghargaan Wajib Pajak
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
6 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
22 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
54 menit yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
1 jam yang lalu
Infografis
AS Bisa Tarik Pasukannya...
AS Bisa Tarik Pasukannya dari Eropa Tengah dan Timur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved