Harga elpiji 3 kg di Boyolali capai Rp20 ribu

Rabu, 15 Januari 2014 - 15:53 WIB
Harga elpiji 3 kg di...
Harga elpiji 3 kg di Boyolali capai Rp20 ribu
A A A
Sindonews.com - Warga di wilayah Kecamatan Karanggede Boyolali, kembali kesulitan mendapatkan gas elpiji ukuran tiga kilogram. Kelangkaan gas tersebut dirasakan oleh wraga sejak beberapa hari terakhir ini.

Keterangan yang dihimpun SINDO menyebutkan, akibat kelangkaan tersebut membuat warga di sekitar kesulitan untuk memasak makanan sehari-hari. Tidak hanya itu, warga juga banyak yang beralih menggunakan kayu bakar dibandingkan memburu gas ke daerah lain.

Salah seorang warga, Sumadi mengatakan, akibat langkanya gas elpiji ukuran tiga kilogram tersebut membuat harga eceran elpiji melambung tinggi. Menurutnya, saat ini harga elpiji tersebut mencapai Rp20.000 untuk setiap tabung ukuran tiga kilogram. Bahkan ada
beberapa pengecer yang menjual dengan harga lebih tinggi.

“Harganya tinggi dan langka, padahal kita buru-buru butuh untuk memasak, akan tetapi di tempat pengecer stoknya tidak ada,” ucapnya kepada SINDO, Rabu (15/1/2014).

Ia mengatakan, akibat kelangkaan tersebut, banyak pengecer yang menerapkan sistem antrean tabung. Menurutnya setiap pelanggan harus mengantrekan tabung elpiji ukuran tiga kilogram dan uang sebesar Rp20.000.

Dengan seperti itu, nantinya para konsumen yang menyetor uang akan mendapatkan prioritas terlebih dahulu untuk mendapatkan gas ukuran tiga kilogram tersebut.

Warga lainnya, Wakiyem, menyebutkan akibat tingginya harga gas di tingkat pengecer tersebut, membuat ia mengurungkan untuk membeli gas pada saat ini.

Menurutnya harga tersebut dinilai tidak wajar, karena kenaikannya terlalu tinggi dan menyusahkan masyarakat kecil. Ia juga berharap permasalahan gas ini segera teratasi karena itu merupakan kebutuhan vital. “Biasanya saja hanya Rp15.000 saat ini kok naiknya Rp5.000, ini sangat mahal,” ucapnya.

Sementara itu, salah seorang pengecer di Kecamatan Karanggede, Siti Muntamah mengungkapkan tingginya harga tersebut disebabkan karena sulitnya gas ukuran tiga kilogram.

Ia menyebutkan biasanya dalam sehari ia mendapatkan pasokan gas ukuran tiga kilogram mencapai puluhan tabung, akan tetapi untuk saat ini ia hanya mendapatkan pasokan yang bisa dihitung jari.

“Mahalnya itu disebabkan kita harus mencari gas ukuran tiga kilogram ke tempat lain dan itu memerlukan ongkos yang tidak sedikit,” pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
Akar Pelemahan Rupiah...
Akar Pelemahan Rupiah Dibeberkan Chatib Basri, Kredibilitas Fiskal Jadi Kunci
6 menit yang lalu
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
1 jam yang lalu
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
2 jam yang lalu
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
2 jam yang lalu
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
3 jam yang lalu
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
3 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved