Dahlan: Saham PGAS rontok bukan karena wacana akuisisi

Jum'at, 17 Januari 2014 - 11:27 WIB
Dahlan: Saham PGAS rontok...
Dahlan: Saham PGAS rontok bukan karena wacana akuisisi
A A A
Sindonews.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengaku, tidak percaya bahwa saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) rontok karena wacana akuisisi yang juga melibatkan Pertamina.

Dia menyebut dua opsi yang diajukan olehnya tidak akan membuat nilai dan jumlah saham PGN (PGAS) menurun, tetapi hanya prosentase saham publik akan menurun karena saham milik pemerintah akan bertambah.

"Jadi nilai sahamnya tidak akan terkulasi, jumlahnya pun tidak, tapi prosentase saham pemerintah akan naik dengan dua opsi tersebut," kata Dahlan di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (17/1/2014).

Seperti diketahui, Dahlan telah memberikan dua opsi terkait permasalahan cross section pipa gas antara Pertamina, dalam hal ini anak perusahaannya yang bernama Pertagas dengan PGN.

Opsi pertama adalah pengambilaalihan Pertagas oleh PGN dan opsi kedua berupa pengambilalihan PGN oleh Pertamina secara keseluruhan.

Dahlan menerangkan, pengertian tidak terkulasi adalah jika ada individu yang mempunyai saham 50 persen dan nilainya Rp100 juta, maka dengan akuisisi dua opsi ini, sahamnya akan turun menjadi 25 persen.

"Tetapi harus diingat, walaupun prosentase sahamnya hanya menjadi 25 persen, nilainya akan membludak hingga Rp200 juta," terang Dahlan.

Oleh karena itu, dia tidak yakin penyebab turun-naiknya saham PGAS di lantai Bursa disebabkan wacana akuisisi tersebut. "Tapi kita lihat perkembangan selanjutnya," tandas dia.

bbeerapa waktu lalu, saham PGAS terus terkoreksi. Namun pada sesi siang ini, harga saham PGAS berakhir di level Rp4.355 per saham. Sementara pagi tadi, harga saham PGAS di level Rp4.275 per saham atau naik 15 poin dibanding kemarin di level Rp4.260 per saham.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Inovasi Pemasaran, PGN...
Inovasi Pemasaran, PGN Gencarkan Strategi Omnichannel
Dukungan Penuh Pemerintah...
Dukungan Penuh Pemerintah dalam Penguatan Pasokan Gas di Sebagian Jabar dan Sumatera
Dapat Gas Murah dari...
Dapat Gas Murah dari PGN, Baja Krakatau Steel Bakal Kompetitif
Kolaborasi PGN-MRT Menegaskan...
Kolaborasi PGN-MRT Menegaskan Komitmen Menuju Energi Bersih
Pengumuman, PGN Akan...
Pengumuman, PGN Akan Berubah Nama Jadi Pertamina Gas Negara
Komitmen PGN Pasok Gas...
Komitmen PGN Pasok Gas Bumi untuk Kelistrikan Secara Berkelanjutan
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
8 menit yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
37 menit yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
1 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
3 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
3 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
3 jam yang lalu
Infografis
Inilah Bupati Pati yang...
Inilah Bupati Pati yang Diprotes Warganya karena Naikkan Pajak 250%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved