SBY yakin Indonesia punya daya saing tinggi

Senin, 20 Januari 2014 - 15:59 WIB
SBY yakin Indonesia...
SBY yakin Indonesia punya daya saing tinggi
A A A
Sindonews.com - Setelah menjadi presiden selama sembilan tahun, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memiliki keyakinan kuat dan berkesimpulan bahwa daya saing bangsa Indonesia tidak kalah dengan negara lain.

Berbicara di hadapan seribuan pengusaha yang terhimpun di Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) seluruh Indonesia, SBY banyak memaparkan sisi keberhasilan pembangunan ekonomi.

Selain itu, presiden juga menebar optimisme kepada pengusaha agar terus berkreasi berinovasi dengan memanfaatkan teknologi dalam menghadapi persaingan global.

Dia juga memaparkan beberapa teori pertumbuhan untuk menggambarkan kondisi ekonomi nasional menjelang masuknya masyarakat ekonomi ASEAN dan AFTA 2015.

Tiga hal yang menjadi penentu dalam pertumbuhan ekonomi yakni teknologi, inovasi dan enterpreneurship. "Saya berharap ini menjadi ideologi kita dalam tanda kutip, agar betul-betul menang dalam persaingan di era globalisasi," paparnya.

Satu hal yang akhirnya menjadi kata kunci keberhasilan Indonesia menghadapi persaingan global kembali digarisbawahi SBY. "Ini tahun terakhir saya mengemban tugas di negeri tercinta ini setelah menjalankan roda pemerintahan selama 9 tahun lebih, saya punya kesimpulan dan keyakinan," tegasnya.

Keyakinan dimaksud adalah bahwa bangsa Indonesia bisa bersaing di bidang industri dan jasa konstruksi. Hal itu bisa dilihat ketika SBY meresmikan Jalan Tol di atas perairan "Bali Mandara" yang merupakan karya anak bangsa di mana dirinya ikut terlibat sejak awal sampai selesai.

Demikian juga, baru-baru ini meresmikan Jembatan Kelok Sembilan di Sumatra Barat, juga bandara pelabuhan, irigasi, tol road system dan lainnya.

"Itu semua dihasilkan putra-putra terbaik bangsa Indonesia yang sangat membanggakan. Saya yakin, kita punya daya saing tinggi," tegasnya lagi.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU di Medan Beroperasi Normal
31 menit yang lalu
Kopdes Merah Putih di...
Kopdes Merah Putih di Melawai Baru Cuan Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Menkop Ferry Buka Suara
59 menit yang lalu
Jasa Marga Perkuat Penciptaan...
Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan, Selaras Arah Transformasi Danantara
1 jam yang lalu
IHSG Berakhir Menghijau...
IHSG Berakhir Menghijau di 6.041, Transaksi Tembus Rp11,3 Triliun
2 jam yang lalu
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Buy on Weakness & Buy on Breakout Sesuai Kondisi Pasar
2 jam yang lalu
Akhirnya! Blok Masela...
Akhirnya! Blok Masela Bakal Diresmikan Besok usai Puluhan Tahun Mangkrak
2 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved