Didukung sentimen positif, rupiah diprediksi menguat

Selasa, 21 Januari 2014 - 08:03 WIB
Didukung sentimen positif,...
Didukung sentimen positif, rupiah diprediksi menguat
A A A
Sindonews.com - Laju rupiah diprediksi memiliki peluang berbalik menuju tren hijaunya setelah lembaga Llyods Banking Group Plc. mengungkapkan hasil penilaiannya yang menyebutkan bahwa rupiah berpotensi menguat.

Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, hal tersebut disambut positif oleh market yang terlihat dari lajunya yang menanjak menuju tren penguatan.

"Imbas pemberitaan, di mana rupiah diprediksi menguat tahun ini oleh lembaga Llyods Banking Group Plc. memberikan sentimen positif bagi rupiah," kata Reza, Selasa (21/1/2014).

Padahal, menurut Reza, di sisi lain laju USD juga masih menunjukkan penguatan seiring dengan spekulasi the Fed masih mempertahankan kebijakan pengurangan stimulus dengan rilis data-data makro ekonomi AS.

Namun adanya pelemahan sejumlah indeks saham Asia membuat nilai yen menguat. Begitupun dengan dolar Australia yang terapresiasi setelah merespon rilis data pertumbuhan China di atas estimasi. Lalu Poundsterling turut terapresiasi setelah rilis laporan kenaikan indeks harga perumahan.

"Sentimen-sentimen positif tersebut mampu mengimbangi apresiasi USD, sehingga laju rupiah dapat memanfaatkannya untuk menguat," tegas dia.

Potensi penguatan rupiah sendiri bakal terefleksi dari lajunya hari ini yang diprediksi akan bergerak pada kisaran Rp12.123-12.100 per USD.

"Laju rupiah berada di atas resisten Rp12115. Rentang rupiah di kisaran Rp12.123-12.100 mengacu kurs tengah BI," pungkas dia.

Kemarin, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI berada di level Rp12.110 per USD atau terapresiasi 17 poin dibanding penutupan akhir pekan lalu di level Rp12.127 per USD.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg ditutup pada level Rp12.113 per USD. Posisi ini terdepresiasi 22 poin dari penutupan Jumat (17/1/2014) di level Rp12.091 per USD.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
7 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
8 jam yang lalu
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
8 jam yang lalu
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
9 jam yang lalu
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
9 jam yang lalu
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
10 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved