Rupiah berakhir terperosok ke Rp12.143/USD

Rabu, 22 Januari 2014 - 16:39 WIB
Rupiah berakhir terperosok...
Rupiah berakhir terperosok ke Rp12.143/USD
A A A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sore hari ini kembali terperosok seiring menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.

Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada di level Rp12.143 per USD. Posisi sore ini merosot 9 poin dibanding penutupan Selasa (21/1/2014) di level Rp12.134 per USD.

Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah hari ini dibuka pada level Rp12.145 per USD. Adapun, posisi rupiah hari ini terkuat di level Rp12.125 per USD dan terlemah di level Rp12.163 per USD.

Data yahoofinance juga mencatat mata uang domestik di level Rp12.143 per USD, dengan kisaran harian di Rp12.130-12.156 per USD. Posisi tersebut juga terdepresiasi 9 poin dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp12.134 per USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp12.149 per USD atau terdepresiasi 27 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.122 per USD.

Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah hari ini diperdagangkan pada level Rp12.146 per USD. Posisi sore ini juga melemah 25 poin dibanding hari kemarin di level Rp12.121 per USD.

Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, selain IHSG yang sempat memerah, rupiah juga ditekan oleh meningkatnya permintaan dolar oleh korporasi dan aksi ambil untung di pasar sekunder obligasi.

"Meningkatnya permintaan dolar oleh korporasi kembali menambah tekanan terhadap nilai tukar rupiah," kata dia.

Adapun, IHSG sore hari ini berhasil ditutup melonjak 24,99 poin atau 0,56 persen ke level 4.477,49 pada akhir perdagangan setelah sempat memerah. Positifnya IHSG didukung aksi beli asing yang meningkat.

Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,38 triliun dengan 4,30 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp359,66 miliar. Tercatat sebanyak 157 saham naik, 149 saham melemah dan 85 saham stagnan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Rupiah di Awal Pekan...
Rupiah di Awal Pekan Berakhir Tak Berdaya ke Level Rp15.519/USD
Berita Terkini
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
14 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
31 menit yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
1 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
2 jam yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
2 jam yang lalu
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved