Acset proyeksi pendapatan tahun ini Rp1,3 T

Jum'at, 24 Januari 2014 - 15:33 WIB
Acset proyeksi pendapatan...
Acset proyeksi pendapatan tahun ini Rp1,3 T
A A A
Sindonews.com - PT Acset Indonusa Tbk (ACST) memproyeksi pendapatan perseroan sampai akhir 2014 sebesar Rp1,3 triliun, dengan laba bersih sebesar Rp120 miliar.

“Kontribusi yang paling besar terhadap keduanya tetap dari bisnis utama perusahaan, yaitu pondasi dan konstruksi,” kata Direktur Keuangan Acset Indonusa Agustinus Hambadi di Jakarta, Jumat (24/1/2014).

Untuk pendapatan tahun lalu, perseroan sempat memproyeksikan mencapai Rp1,2 triliun dengan laba bersih Rp90 miliar. Hingga kuartal III/2013, perseroan membukukan laba bersih Rp46,99 miliar dan pendapatan usaha Rp589,96 miliar.

Dia menjelaskan, peningkatan pendapatan ini sejalan dengan niat perseroan untuk memperbesar size bisnis utama miliknya, yaitu jasa konstruksi.‬

Perseroan juga berencana membentuk entitas usaha baru yang bergerak di bidang penyewaan alat berat. Menurut dia, perseroan masih melihat adanya peluang di bidang ini untuk alat-alat tertentu.

Dia mengungkapkan, besarnya potensi dan masih sedikitnya perusahaan yang menekuni bisnis ini menjadi salah satu alasan Acset untuk segera memulai bisnis penyewaan alat berat.‬

Terkait pembentukan anak usaha tersebut, perseroan Saat ini dalam proses administrasi dan perencanaan. Dia berharap, proses pembentukan entitas baru dapat segera dirampungkan pada tahun ini.

Selain anak usaha baru di bidang alat berat, perseroan juga berencana membentuk perusahaan patungan di Myanmar sebagai pengembangan bisnis perusahaan. Saat ini perseroan masih menunggu keputusan dari pihak Myanmar terkait proses pembentukan perusahaan patungan tersebut.

“Rencananya membentuk anak perusahaan Baru untuk ekspansi ke Myanmar dan masih dalam tahap pengurusan,” ujar Agustinus.

Dia menambahkan, selain rencana ekspansi ke Myanmar, perseroan juga berencana untuk membuka bisnis baru melalui anak perusahaan, seperti penyewaan alat berat dari kontrak-kontrak baru di tahun 2014 dan sebagian carry over tahun lalu.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
21 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
44 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved