209 saham melemah, IHSG tinggalkan level 4.450
Jum'at, 24 Januari 2014 - 16:01 WIB
209 saham melemah, IHSG tinggalkan level 4.450
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan ini ditutup meninggalkan level 4.450. IHSG jatuh 58,7 poin atau 1,31 persen ke level 4.437,34.
IHSG pagi tadi dibuka langsung terkoreksi 21,75 poin atau 0,48 persen ke level 4.474,29 dipicu terkoreksinya Wall Street dan memerahnya mayoritas bursa Asia.
Akibat tekanan jual asing, IHSG pada akhir sesi I merosot ke bawah level 4.500. IHSG anjlok 41,32 poin atau 0,92 persen ke level 4.454,73.
Sementara IHSG kemarin berhasil terkerek 18,55 poin atau 0,41 persen ke level 4.496,04 didukung aksi beli asing dan di tengah melemahnya bursa Asia.
Adapun bursa kawasan Asia hari ini mayoritas berakhir di zona merah. Indeks Hang Seng anjlok 283,84 poin atau 1,26 persen ke 22.450,06; Shanghai naik 12,21 poin atau 0,59 persen ke 2.054,39; Straits Times turun 24,21 poin atau 0,79 persen ke 3.076,03 dan Nikkei susut 304,33 atau 1,98 persen ke 15.391,56.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,63 triliun dengan 2,80 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp298,89 miliar. Tercatat sebanyak 94 saham naik, 209 saham melemah dan 80 saham stagnan.
Sektor saham sore ini semuanya memerah. Sektor dengan pelemahan tertinggi adalah aneka industri yang anjlok 3,34 persen, diikuti sektor properti yang turun 1,34 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, diantaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp150 ke level Rp27.025, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menguat Rp225 ke level Rp5.700 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp25 ke level Rp4.300.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, yakni PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) turun Rp10 ke level Rp735, PT Astra International (ASII) turun Rp275 ke level Rp6.525 dan PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC) turun Rp35 ke level Rp2.950.
IHSG pagi tadi dibuka langsung terkoreksi 21,75 poin atau 0,48 persen ke level 4.474,29 dipicu terkoreksinya Wall Street dan memerahnya mayoritas bursa Asia.
Akibat tekanan jual asing, IHSG pada akhir sesi I merosot ke bawah level 4.500. IHSG anjlok 41,32 poin atau 0,92 persen ke level 4.454,73.
Sementara IHSG kemarin berhasil terkerek 18,55 poin atau 0,41 persen ke level 4.496,04 didukung aksi beli asing dan di tengah melemahnya bursa Asia.
Adapun bursa kawasan Asia hari ini mayoritas berakhir di zona merah. Indeks Hang Seng anjlok 283,84 poin atau 1,26 persen ke 22.450,06; Shanghai naik 12,21 poin atau 0,59 persen ke 2.054,39; Straits Times turun 24,21 poin atau 0,79 persen ke 3.076,03 dan Nikkei susut 304,33 atau 1,98 persen ke 15.391,56.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,63 triliun dengan 2,80 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp298,89 miliar. Tercatat sebanyak 94 saham naik, 209 saham melemah dan 80 saham stagnan.
Sektor saham sore ini semuanya memerah. Sektor dengan pelemahan tertinggi adalah aneka industri yang anjlok 3,34 persen, diikuti sektor properti yang turun 1,34 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, diantaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp150 ke level Rp27.025, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menguat Rp225 ke level Rp5.700 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp25 ke level Rp4.300.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, yakni PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) turun Rp10 ke level Rp735, PT Astra International (ASII) turun Rp275 ke level Rp6.525 dan PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC) turun Rp35 ke level Rp2.950.
(rna)
Lihat Juga :