Pertamina jamin penyaluran BBM ke Jatim aman
Jum'at, 24 Januari 2014 - 16:27 WIB
Pertamina jamin penyaluran BBM ke Jatim aman
A
A
A
Sindonews.com - Pihak Pertamina menjamin kebakaran Tanker Providen milik Pertamina di SPM (Single Point Mooring) Tuban tidak akan mengganggu penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di Jawa Timur.
Assistant Manager External Relation Marketing Operation Region V Heppy Wulansari mengatakan, akibat kejadian ini maka BBM untuk wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dialihkan ke Tanker Bangunrejo untuk solar sebesar 1.300 KL dari Maumere. Dam MT Patriot dari Kota Baru untuk Solar sebesar 7.500 KL.
Dengan kejadian ini, maka BBM untuk wilayah NTT dialihkan ke Tanker Bangunrejo untuk Solar sebesar 1.300 KL dari Maumere dan MT Patriot dari Kotabaru Solar 7.500 KL.
"Kebakaran ini tidak mempengaruhi penyaluran BBM dari TBBM Tuban ke wilayah Jatim dan sekitarnya," kata Heppy dalam keterangannya, Jumat (24/1/2014).
Ia menjelaskan, kronologis kebakaran kapal tanker itu saat sedang bersandar untuk melakukan pengisian atau backloading BBM ke Tanker melalui pipa dari terminal BBM di Tuban.
Namun tiba-tiba muncul percikan api yang langsung membesar. Saat itu, kapal dalam keadaan kosong dan masih melakukan persiapan saat kebakaran terjadi.
"Rencana tanker tersebut akan mengirimkan BBM ke Terminal BBM Kupang untuk memenuhi BBM di wilayah Nusa Tenggara Timur sebesar 5.500 KL Premium dan 9.500 KL Solar," jelasnya.
Begitu terjadi kebakaran, Pertamina segera mengirimkan tug boat ke lokasi tanker untuk evakuasi kru tanker dan pemadaman. Kebakaran dapat dipadamkan pukul 14.30 WIB oleh Tim Pertamina. Sayangnya, Heppy tidak merinci berapa kerugian akibat kebakaran tersebut.
Sebelumnya, Kapal tanker pengangkut bahan bakar minyak (BBM) milik Pertamina terbakar di perairan sebelah utara Desa Remen, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, siang tadi. Api muncul saat awak kapal tengah melakukan loading muatan.
Assistant Manager External Relation Marketing Operation Region V Heppy Wulansari mengatakan, akibat kejadian ini maka BBM untuk wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dialihkan ke Tanker Bangunrejo untuk solar sebesar 1.300 KL dari Maumere. Dam MT Patriot dari Kota Baru untuk Solar sebesar 7.500 KL.
Dengan kejadian ini, maka BBM untuk wilayah NTT dialihkan ke Tanker Bangunrejo untuk Solar sebesar 1.300 KL dari Maumere dan MT Patriot dari Kotabaru Solar 7.500 KL.
"Kebakaran ini tidak mempengaruhi penyaluran BBM dari TBBM Tuban ke wilayah Jatim dan sekitarnya," kata Heppy dalam keterangannya, Jumat (24/1/2014).
Ia menjelaskan, kronologis kebakaran kapal tanker itu saat sedang bersandar untuk melakukan pengisian atau backloading BBM ke Tanker melalui pipa dari terminal BBM di Tuban.
Namun tiba-tiba muncul percikan api yang langsung membesar. Saat itu, kapal dalam keadaan kosong dan masih melakukan persiapan saat kebakaran terjadi.
"Rencana tanker tersebut akan mengirimkan BBM ke Terminal BBM Kupang untuk memenuhi BBM di wilayah Nusa Tenggara Timur sebesar 5.500 KL Premium dan 9.500 KL Solar," jelasnya.
Begitu terjadi kebakaran, Pertamina segera mengirimkan tug boat ke lokasi tanker untuk evakuasi kru tanker dan pemadaman. Kebakaran dapat dipadamkan pukul 14.30 WIB oleh Tim Pertamina. Sayangnya, Heppy tidak merinci berapa kerugian akibat kebakaran tersebut.
Sebelumnya, Kapal tanker pengangkut bahan bakar minyak (BBM) milik Pertamina terbakar di perairan sebelah utara Desa Remen, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, siang tadi. Api muncul saat awak kapal tengah melakukan loading muatan.
(gpr)
Lihat Juga :