Rupiah berakhir di level Rp12.238/USD

Senin, 27 Januari 2014 - 16:20 WIB
Rupiah berakhir di level...
Rupiah berakhir di level Rp12.238/USD
A A A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan sore ini merosot seiring melemahnya kembali Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.

Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg ditutup di level Rp12.238 per USD. Posisi ini merosot 57 poin dari posisi penutupan akhir pekan lalu di level Rp12.181 per USD.

Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.180 per USD. Adapun, posisi rupiah terkuat hari ini di level Rp12.180 per USD, sedangkan terlemah di level Rp12.263 per USD.

Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah sore hari ini diperdagangkan pada level Rp12.241 per USD. Posisi ini juga anjlok 57 poin dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp12.184 per USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp12.198 per USD atau terdepresiasi 21 poin dibanding penutupan Jumat (24/1/2014) di level Rp12.177 per USD.

Data yahoofinance juga mencatat mata uang domestik sore ini di level Rp12.238 per USD, dengan kisaran harian Rp12.180-12.255 per USD. Posisi ini melemah 65 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.173 per USD.

Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah tertekan sentimen global terkait kekhawatiran terhadap kondisi di negara berkembang (emerging market) dan kurang baiknya kondisi di China serta potensi pengurangan stimulus the Fed pada pertemuan 29-30 Januari 2014 mendatang.

"IHSG yang melemah turut menambah tekanan terhadap pergerakan nilai tukar rupiah," kata dia, Senin (27/1/2014).

Adapun, IHSG berakhir merosot 114,56 poin atau 2,58 persen ke level 4.322,78. Pelemahan tersebut tertekan aksi jual asing yang meningkat menjelang akhir perdagangan.

Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,96 triliun dengan 4,61 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp976,17 miliar. Tercatat sebanyak 52 saham naik, 263 saham melemah dan 58 saham stagnan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
34 menit yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
50 menit yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
58 menit yang lalu
Perluas Akses Pembiayaan...
Perluas Akses Pembiayaan EV, Mandiri Auto Deals 2026 Tawarkan Pengalaman Menarik
1 jam yang lalu
Pemerintah NSW Beri...
Pemerintah NSW Beri Jalur Cepat Proyek Sydney Senilai Rp25 T Besutan Iwan Sunito
2 jam yang lalu
Bahlil Pastikan Warga...
Bahlil Pastikan Warga Terdampak Proyek Blok Masela Bakal Dapat Ganti Untung
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved