Pengusaha gerabah di Sulsel masih bertahan

Selasa, 28 Januari 2014 - 15:26 WIB
Pengusaha gerabah di...
Pengusaha gerabah di Sulsel masih bertahan
A A A
Sindonews.com - Di tengah gempuran keramik asal China, usaha gerabah milik warga di Dusun Sandi, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel) masih tetap bertahan.

Warga pun mengkreasi gerabah buatan mereka dengan lukisan guna menghadapi persaingan keramik impor yang merambah tanah air. Di dusun ini, mayoritas warganya merupakan perajin gerabah dari tanah liat, lantaran tak memiliki keterampilan lain.

Hal ini seperti yang dilakukan pasangan Mustamin dan Halima Daeng Tomi yang membuat gerabah sudah menjadi penghasilan pokok mereka untuk kebutuhan hidup sehari-hari. "Kami sudah menekuni pembuatan gerabah ini sejak tahun 1980-an," kata Mustamin, Selasa (28/1/2014).

Umumnya gerabah dibuat dengan tetap mempertahankan teknik yang lama secara turun temurun digunakan, yakni tanah liat di olah atau diproses dengan cara dipijat, diputar, di keringkan lalu dibakar. Untuk membuat satu buah gerabah tidak memerlukan waktu yang begitu lama, hanya dalam hitungan menit dengan cara tradisional satu buah gerabah mampu dia selesaikan.

Seiring perkembangan zaman dan banyaknya keramik impor yang masuk ke tanah air, mereka pun mulai mengkreasi gerabah buatannya dengan berbagai lukisan. Selain itu, dia juga mulai membuat meja, kursi, guci, pot bunga, gelas, asbak, dan berbagai bentuk lainnya.

"Harga gerabah bervariasi dari Rp20 ribu hingga ratusan ribu rupiah per buah, tergantung motifnya," uajar dia.

Sementara, Daeng Tommi mengatakan, hasil gerabah yang dibuatnya tak hanya dipasarkan di Kota Makassar melainkan merambah ke berbagai kota di tanah air seperti Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah bahkan ke pulau Kalimantan.

Pihaknya berharap kepada pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk membantu usaha yang mereka lakukan agar dapat berkembang dan bersaing dengan keramik impor.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menkop Teten Masduki...
Menkop Teten Masduki Dorong Kualitas Kerajinan Kulit Khas Garut agar Sejajar dengan Brand Italia
Rumah Produksi UKM Binjai,...
Rumah Produksi UKM Binjai, Lahirkan Lukisan Sabut Kelapa
Siapkan Regulasi Pasar...
Siapkan Regulasi Pasar Digital, Menkop UKM: Untuk Lindungi Produk Dalam Negeri dan UKM
Showcase Produk Lokal...
Showcase Produk Lokal Dorong Semangat Inovasi Pelaku UKM
Dapat Izin dari OJK,...
Dapat Izin dari OJK, Danamart Dukung Kemudahan Permodalan Bagi UKM
Menteri Koperasi UKM:...
Menteri Koperasi UKM: Pembiayaan UKM Harus Ramah dan Mendidik
Berita Terkini
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
16 menit yang lalu
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
1 jam yang lalu
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
10 jam yang lalu
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
10 jam yang lalu
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
11 jam yang lalu
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
11 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved