Rupiah berakhir menguat ke Rp12.190/USD
Selasa, 28 Januari 2014 - 16:39 WIB
Rupiah berakhir menguat ke Rp12.190/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini makin melempem di tengah berhasil menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada di level Rp12.190 per USD. Posisi ini makin terapresiasi 48 poin dari posisi penutupan Senin (27/1/2014) di level Rp12.238 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.250 per USD. Adapun, posisi rupiah terkuat berada di level Rp12.190 per USD, sedangkan terlemah di level Rp12.268 per USD.
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah hari ini diperdagangkan pada level Rp12.206 per USD. Posisi ini menguat 35 poin dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp12.241 per USD.
Data yahoofinance juga mencatat mata uang domestik sore ini di level Rp12.204 per USD, dengan kisaran harian Rp12.204-12.270 per USD. Posisi ini juga positif 34 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.238 per USD.
Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp12.267 per USD atau terdepresiasi 69 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.198 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti menuturkan, laju rupiah hari ini dipengaruhi pergerakan IHSG. Pagi tadi, IHSG sempat melemah, namun pada akhir sesi I berhasil menguat dan pada akhir perdagangan ditutup di zona hijau.
Penguatan ini juga di tengah estimasi turunnya data durable goods orders dan indeks kepercayaan konsumen Amerika Serikat, juga menjelang pertemuan FOMC terkait pemangkasan stimulus moneter.
Sementara, IHSG sore ini berakhir mempertahankan posisinya di zona hijau sejak sesi I perdagangan. IHSG menguat 18,87 poin atau 0,44 persen ke level 4.341,65.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,16 triliun dengan 3,99 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp680,52 miliar. Tercatat sebanyak 159 saham naik, 126 saham melemah dan 92 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada di level Rp12.190 per USD. Posisi ini makin terapresiasi 48 poin dari posisi penutupan Senin (27/1/2014) di level Rp12.238 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.250 per USD. Adapun, posisi rupiah terkuat berada di level Rp12.190 per USD, sedangkan terlemah di level Rp12.268 per USD.
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah hari ini diperdagangkan pada level Rp12.206 per USD. Posisi ini menguat 35 poin dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp12.241 per USD.
Data yahoofinance juga mencatat mata uang domestik sore ini di level Rp12.204 per USD, dengan kisaran harian Rp12.204-12.270 per USD. Posisi ini juga positif 34 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.238 per USD.
Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp12.267 per USD atau terdepresiasi 69 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.198 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti menuturkan, laju rupiah hari ini dipengaruhi pergerakan IHSG. Pagi tadi, IHSG sempat melemah, namun pada akhir sesi I berhasil menguat dan pada akhir perdagangan ditutup di zona hijau.
Penguatan ini juga di tengah estimasi turunnya data durable goods orders dan indeks kepercayaan konsumen Amerika Serikat, juga menjelang pertemuan FOMC terkait pemangkasan stimulus moneter.
Sementara, IHSG sore ini berakhir mempertahankan posisinya di zona hijau sejak sesi I perdagangan. IHSG menguat 18,87 poin atau 0,44 persen ke level 4.341,65.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,16 triliun dengan 3,99 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp680,52 miliar. Tercatat sebanyak 159 saham naik, 126 saham melemah dan 92 saham stagnan.
(rna)