Rupiah ditutup menguat ke Rp12.166/USD
Rabu, 29 Januari 2014 - 16:23 WIB
Rupiah ditutup menguat ke Rp12.166/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini menguat seiring positifnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp12.166 per USD. Posisi ini terapresiasi 24 poin dibanding posisi penutupan Selasa (28/1/2014) di level Rp12.190 per USD.
Masih berdasakan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.190 per USD. Adapun, posisi rupiah hari ini terkuat di level Rp12.123 per USD dan terlemah di level Rp12.199 per USD.
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah hari ini diperdagangkan pada level Rp12.161 per USD. Posisi ini positif 45 poin dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp12.206 per USD.
Data yahoofinance juga mencatat mata uang domestik sore ini di level Rp12.166 per USD, dengan kisaran harian Rp12.125-12.190 per USD. Posisi ini lebih baik 38 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.204 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp12.154 per USD atau terapresiasi 113 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.267 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti menuturkan, relinya IHSG pada perdagangan hari ini imbas menghijaunya Wall Street mengamankan pergerakan rupiah.
"Capital inflow diperkirakan akan kembali berlangusung menyusul berkurangnya ekspektasi tapering akibat variatifnya data Amerika Serikat dalam pekan ini," kata dia, Rabu (29/1/2014).
Penguatan rupiah ini di tengah mulai bergairahnya perdagangan di pasar saham dan pasar obligasi di dalam negeri. Kemarin, hasil lelang sukuk mencapai Rp1,59 triliun dan ikut memberi sentimen positif bagi rupiah.
Adapun, IHSG sore ini berhasil ditutup di atas level 4.400. IHSG terkerek 75,70 poin atau 1,74 persen ke level 4.417,35.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,20 triliun dengan 4,04 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp224,73 miliar. Tercatat sebanyak 228 saham naik, 66 saham melemah dan 93 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp12.166 per USD. Posisi ini terapresiasi 24 poin dibanding posisi penutupan Selasa (28/1/2014) di level Rp12.190 per USD.
Masih berdasakan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.190 per USD. Adapun, posisi rupiah hari ini terkuat di level Rp12.123 per USD dan terlemah di level Rp12.199 per USD.
Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah hari ini diperdagangkan pada level Rp12.161 per USD. Posisi ini positif 45 poin dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp12.206 per USD.
Data yahoofinance juga mencatat mata uang domestik sore ini di level Rp12.166 per USD, dengan kisaran harian Rp12.125-12.190 per USD. Posisi ini lebih baik 38 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.204 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp12.154 per USD atau terapresiasi 113 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.267 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti menuturkan, relinya IHSG pada perdagangan hari ini imbas menghijaunya Wall Street mengamankan pergerakan rupiah.
"Capital inflow diperkirakan akan kembali berlangusung menyusul berkurangnya ekspektasi tapering akibat variatifnya data Amerika Serikat dalam pekan ini," kata dia, Rabu (29/1/2014).
Penguatan rupiah ini di tengah mulai bergairahnya perdagangan di pasar saham dan pasar obligasi di dalam negeri. Kemarin, hasil lelang sukuk mencapai Rp1,59 triliun dan ikut memberi sentimen positif bagi rupiah.
Adapun, IHSG sore ini berhasil ditutup di atas level 4.400. IHSG terkerek 75,70 poin atau 1,74 persen ke level 4.417,35.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,20 triliun dengan 4,04 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp224,73 miliar. Tercatat sebanyak 228 saham naik, 66 saham melemah dan 93 saham stagnan.
(rna)