Harga minyak global tergelincir

Rabu, 29 Januari 2014 - 19:53 WIB
Harga minyak global...
Harga minyak global tergelincir
A A A
Sindonews.com - Harga minyak mentah di perdagangan dunia hari ini merosot, di mana para pedagang memperkirakan pemerintah AS akan mengumumkan peningkatan stok minyak komersial, menjelang keputusan stimulus Federal Reserve (Fed).

Kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret, turun 53 sen menjadi USD96,88 per barel. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk Maret, merosot 22 sen menjadi USD107,19 per barel.

Menurut perkiraan 11 analis yang disurvei Dow Jones Newswires, persediaan minyak mentah AS akan meningkat 2,2 juta barel dalam pekan hingga 24 Januari 2014.

Laporan resmi stok (minyak) akan dirilis Departemen Energi AS Rabu (waktu setempat). Kenaikan persediaan menunjukkan melemahnya permintaan di ekonomi dan konsumen minyak terbesar di dunia, menempatkan tekanan pada harga.

Desmond Chua, analis pasar CMC Markets, Singapura mengatakan, para dealer juga dengan tajam melihat apakah Fed akan mengurangi pembelian aset bulanan dalam pertemuan kebijakan dua hari.

Menurutnya, skenario yang paling mungkin adalah Fed akan melanjutkan rencana pengurangan stimulus moneter sebesar USD10 miliar.

Pada Desember lalu, Bank sentral AS mengungkapkan akan mengurangi stimulus sebesar USD10 miliar-USD75 miliar per bulan pada Januari.

Tapering off pembelian aset Fed kemungkinan akan meningkatkan greenback , membuat minyak yang dihargakan dalam dolar (USD) lebih mahal bagi negara-negara yang menggunakan mata uang lain, sehingga mengurangi permintaan.

"Kita perlu ingat bahwa ada masa transisi dari anggota, serta perbedaan pendapat, membuat kebijakan ke depan sedikit kurang lurus," ujar Chua, seperti dilansir dari AFP, Rabu (29/1/2014).

Seperti diketahui, Ketua Fed Ben Bernanke akan meletakkan jabatannya pada Jumat ini setelah menduduki kursi selama 8 tahun. Posisinya akan digantikan oleh Wakil Ketua Janet Yellen.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
4 Perempuan yang Mengguncang...
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved