Defisit perdagangan 2013 tercatat USD4,06 miliar

Senin, 03 Februari 2014 - 14:14 WIB
Defisit perdagangan...
Defisit perdagangan 2013 tercatat USD4,06 miliar
A A A
Sindonews.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Neraca Perdagangan Indonesia (NPI) 2013 secara kumulatif (Januari-Desember 2013) masih mengalami defisit sebesar USD4,06 miliar.

Defisit NPI secara kumulatif sampai November 2013 (Januari-November) mencapai USD5,6 miliar. Angka ini menunjukkan pengurangan sekira USD1,5 miliar dalam besaran defisit NPI secara kumulatif pada bulan sebelumnya.

"Secara kumulatif neraca perdagangan di 2013 kita masih menunjukan defisit sebesar USD4,06 persen," ujar Kepala BPS Suryamin di gedung BPS, Senin (3/2/2014).

Sumbangan defisit terbesar datang dari perdagangan minyak dan gas bumi (migas) yang mencapai USD12,6 miliar. Sementara perdagangan nonmigas mengalami surplus sepanjang 2013 sebesar USD8,5 miliar.

"Khusus perdagangan gas, sepanjang tahun lalu itu menunjukkan kenaikan surplus yang signifikan yakni mencapai USD15,01 miliar," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, neraca perdagangan Desember 2013 mengalami surplus sebesar USD1,52 miliar yang merupakan perolehan surplus tertinggi sejak 2011. "Kita surplus Desember kemarin. Angka ini tertinggi sejak Desember 2011," jelas Suryamin.

Suryamin menjelaskan, surplus tersebut diperoleh dari besaran kinerja ekspor Desember yang mencapai USD16,98 miliar dan kinerja impor Desember sebesar USD15,46 miliar. "Sedangkan dari volumenya. Juga tercatat surplus sebanyak 56,49 juta ton," ujarnya.

Dia menambahkan, besaran kinerja ekspor dari sisi volume sepanjang Desember 2013 mencapai 62,82 juta ton. Sementara untuk kinerja impor dari sisi volume mencapai 12,33 ton.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Neraca Perdagangan Indonesia...
Neraca Perdagangan Indonesia pada Januari 2025 Catat Surplus USD 3,45 Miliar
Neraca Perdagangan Agustus...
Neraca Perdagangan Agustus 2024 Surplus
Top! Surplus Neraca...
Top! Surplus Neraca Dagang Tertinggi Sejak 9 Tahun Terakhir
Januari - November 2020,...
Januari - November 2020, Neraca Perdagangan Jatim Defisit
Juara Lawan AS, Neraca...
Juara Lawan AS, Neraca Dagang RI Keok dengan Thailand
Neraca Perdagangan Surplus,...
Neraca Perdagangan Surplus, Pemerintah Respon Positif
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
5 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
5 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
5 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
7 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
7 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
7 jam yang lalu
Infografis
10 Fitur Range Rover...
10 Fitur Range Rover Autobiography LWB, Mobdin Gubernur Kaltim Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved