Tekan inflasi, BI berdayakan sektor riil dan UMKM

Kamis, 06 Februari 2014 - 12:37 WIB
Tekan inflasi, BI berdayakan...
Tekan inflasi, BI berdayakan sektor riil dan UMKM
A A A
Sindonews.com - Bank Indonesia (BI) terus berupaya memberdayakan sektor riil dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di seluruh Indonesia. Pemberdayaan tersebut diyakini bisa menekan inflasi dan defisit neraca berjalan.

"Kami ingin menggugah semua unsur baik pemerintah dan swasta untuk bisa menekan laju inflasi. Salah satunya dengan cara memberdayakan sentra-sentra produksi pangan, mendiversifikasi energi dan mengembangkan UMKM," ujar Deputi Gubernur Senior (DGS) BI Mirza Asityaswara usai acara penyerahan bantuan program sosial Bank Indonesia (PSBI) di Kulonprogo, Kamis (6/2/2014).

Mirza mengatakan, jika produksi pangan dalam negeri, seperti beras, cabai dan daging melimpah maka kenaikan harga pangan tidak akan drastis. Namun, jika produksi menurun sementara permintaan meningkat akan menimbulkan gejolak harga yang tidak wajar.

"Ini tentu menimbulkan inflasi, misalnya harga cabai bisa naik sampai empat kali lipat kalau produksi di pasaran menurun," jelas dia.

BI, dia menambahkan, sebagai bank sentral yang bertugas menjaga laju inflasi akan melakukan berbagai cara untuk menekan inflasi.

"Kalau permasalahannya diproduksi, maka menaikkan suku bunga acuan tidak akan berpengaruh pada kenaikan inflasi," tegas dia.

Menurut Mirza, BI pada tahun ini menganggarkan dana sebesar Rp80 miliar untuk program sosial BI. Jumlah tersebut mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu yang hanya Rp60 miliar.

"Program ketahanan pangan, diversifikasi energi dan pengembangan UMKM ini kami lakukan melalui 41 kantor perwakilan BI di seluruh Indonesia," pungkas dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Beber Tiga Tantangan...
BI Beber Tiga Tantangan Pengendalian Inflasi di Jatim
Bos BI Sebut Inflasi...
Bos BI Sebut Inflasi Indonesia Termasuk Terendah di Dunia
BI Buka Ruang Penurunan...
BI Buka Ruang Penurunan Suku Bunga Acuan, Ini 2 Pertimbangan Utama
Tekan Inflasi Pangan,...
Tekan Inflasi Pangan, Bank Indonesia Dorong Pemanfaatan Lahan Kosong Perkotaan
Jelang Hari Raya Iduladha,...
Jelang Hari Raya Iduladha, BI Perwakilan Jakarta Pastikan Harga Pangan Terkendali
Tok, BI Tahan Suku Bunga...
Tok, BI Tahan Suku Bunga Acuan di Level 5,75%
Berita Terkini
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
18 menit yang lalu
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
1 jam yang lalu
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
1 jam yang lalu
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
1 jam yang lalu
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
3 jam yang lalu
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
3 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved