Mayoritas sektor melemah, IHSG terjungkal ke zona merah
Senin, 10 Februari 2014 - 16:07 WIB
Mayoritas sektor melemah, IHSG terjungkal ke zona merah
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup terjungkal ke zona merah. IHSG merosot 13,35 poin atau 0,30 persen ke level 4.453,31.
IHSG pagi tadi dibuka langsung menguat 31,51 poin atau 0,71 persen ke level 4.498,18. Pada akhir sesi I meski menguat, namun tidak setinggi pagi tadi. Pada sesi siang, IHSG hanya naik 13,26 poin atau 0,30 persen ke level 4.479,93.
Pelemahan ini berbalik arah dengan kenaikan akhir pekan lalu, di mana IHSG ditutup bertambah 41,96 poin atau 0,95 persen ke level 4.466,67.
Sementara bursa Asia hari ini ditutup variatif. Indeks Hang Seng turun 57,59 poin atau 0,27 persen ke 21.579,26; Shanghai naik 41,57 atau 1,99 persen ke 2.086,07; Straits Times melemah 2,05 poin atau 0,07 persen ke 3.011,09 dan Nikkei melonjak 255,93 atau 1,74 persen ke 14.718,34.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,19 triliun dengan 4,43 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp835,84 miliar. Tercatat 138 saham naik, 173 saham melemah dan 94 saham stagnan.
Sektor saham sore ini mayoritas berakhir memerah. Sektor dengan pelemahan terbesar adalah infrastruktur yang turun 0,62 persen, sedangkan yang menguat sektor perkebunan dan properti.
Saham-saham yang bergerak menguat, diantaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp600 ke level Rp44.500, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp30 ke level Rp4.280 dan PT Siantar Top Tbk (STTP) menguat Rp5130 ke level Rp1.930.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, yakni PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp50 ke level Rp26.950, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) turun Rp110 ke level Rp2.065 dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp25 ke level Rp7.000.
IHSG pagi tadi dibuka langsung menguat 31,51 poin atau 0,71 persen ke level 4.498,18. Pada akhir sesi I meski menguat, namun tidak setinggi pagi tadi. Pada sesi siang, IHSG hanya naik 13,26 poin atau 0,30 persen ke level 4.479,93.
Pelemahan ini berbalik arah dengan kenaikan akhir pekan lalu, di mana IHSG ditutup bertambah 41,96 poin atau 0,95 persen ke level 4.466,67.
Sementara bursa Asia hari ini ditutup variatif. Indeks Hang Seng turun 57,59 poin atau 0,27 persen ke 21.579,26; Shanghai naik 41,57 atau 1,99 persen ke 2.086,07; Straits Times melemah 2,05 poin atau 0,07 persen ke 3.011,09 dan Nikkei melonjak 255,93 atau 1,74 persen ke 14.718,34.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,19 triliun dengan 4,43 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp835,84 miliar. Tercatat 138 saham naik, 173 saham melemah dan 94 saham stagnan.
Sektor saham sore ini mayoritas berakhir memerah. Sektor dengan pelemahan terbesar adalah infrastruktur yang turun 0,62 persen, sedangkan yang menguat sektor perkebunan dan properti.
Saham-saham yang bergerak menguat, diantaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp600 ke level Rp44.500, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp30 ke level Rp4.280 dan PT Siantar Top Tbk (STTP) menguat Rp5130 ke level Rp1.930.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, yakni PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp50 ke level Rp26.950, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) turun Rp110 ke level Rp2.065 dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp25 ke level Rp7.000.
(rna)
Lihat Juga :