Target pemasangan RFID kembali molor

Senin, 10 Februari 2014 - 18:02 WIB
Target pemasangan RFID...
Target pemasangan RFID kembali molor
A A A
Sindonews.com - Rencana pemerintah menerapkan sistem Radio Frequency Identification (RFID) sebagai bagian dari sistem monitoring dan pengendalian Bahan Bakar Minyak (BBM) masih terkendala penerapan sistem. Walhasil, target penerapan RFID yang dijadwalkan rampung Juli 2014 kembali molor hingga akhir tahun ini.

Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (persero) Hanung Budya mengemukakan, rencana penyelesaian penerapan RFID secara nasional dievaluasi dari target rampung pertengahan tahun menjadi akhir tahun. Hal tersebut dikarenakan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) mengalami kesulitan dalam penerapan sistem.

"Keandalan sistem harus benar-benar dijaga. Maka kami saat ini fokus di Jakarta. Keandalan sistem perlu karena banyak transaksi yang harus direkam nantinya," jelas dia di Jakarta, Senin (10/2/104).

Menurut Hanung, penerapan RFID yang dijalankan Pertamina adalah pertama kali dilakukan di Indonesia. Sehingga, butuh sistem monitoring dan pengawasan yang andal pada seluruh kendaraan. "Banyak data yang harus direkam secara real time dan berpotensi membuat real down," ujarnya.

Vice President BBM Retail Pertamina, Muhammad Iskandar menerangkan, saat ini pemasangan RFID hanya akan dilakukan untuk kendaraan roda empat. Sedangkan roda dua menyusul karena jumlah sepeda motor jika dibandingkan dengan roda empat jumlahnya lebih besar.

"Sementara kami tinggalkan dulu pemasangan sepeda motor agar dapat menjamin keandalan sistem. Pada saatnya kami akan memasang RFID untuk sepeda motor," katanya.

Dia memaparkan, sampai Maret 2014 pemasangan RFID terpusat di Jakarta, kemudian dilanjutkan di Kalimantan, Batam dan Bali. Adapun target pemasangan RFID secara nasional mencapai 100 juta kendaraan terdiri atas 11 juta mobil, 80 juta kendaraan motor, 3 juta bus dan 6 juta truk.

Khusus di DKI Jakarta terdapat sekitar 10 juta kendaraan bermotor yang akan dipasang RFID terdiri atas empat juta unit mobil dan 6 juta unit sepeda motor. Hingga akhir 2013 pemasangan RFID reader di alat pemercik/mulut keran nozzle sebanyak 276 SPBU di DKI Jakarta. Namun, untuk pemasangan ring belum sepenuhnya dilakukan.

Berdasarkan data Pertamina, implementasi sistem monitoring dan pengendalian mulai diberlakukan pada Juli 2013, yakni di DKI Jakarta, Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat di 437 unit SPBU. Kemudian, pada Agustus 2013 bertambah lagi di 323 SPBU di Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan Kepulauan Riau Bengkulu dan Lampung.

Setelah itu, bertambah lagi sebanyak 395 SPBU pada September 2013, sebanyak 409 unit pada November, 600 unit pada Desember, 212 unit pada Januari 2014, 618 unit pada Februari, 836 unit pada Maret, 295 pada April, 348 unit pada Mei dan 145 unit pada Juni 2014. Sampai Juni 2014 targetnya sebanyak 5.027 SPBU nasional sudah terpasang RFID reader.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah akan Batasi...
Pemerintah akan Batasi Pembelian BBM Subsidi Mulai 1 Oktober 2024
PBOIN Tolak Pembatasan...
PBOIN Tolak Pembatasan BBM Bersubsidi
Pembatasan BBM Subsidi...
Pembatasan BBM Subsidi lewat MyPertamina
Daftar Mobil yang Dilarang...
Daftar Mobil yang Dilarang Konsumsi Pertalite Mulai September 2022
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Berlakukan Pembatasan BBM Subsidi
Pembatasan Pembelian...
Pembatasan Pembelian BBM Subsidi Masih Tersendat Aturan
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
2 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
3 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
5 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
5 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
5 jam yang lalu
Infografis
Trump Perintahkan Pembukaan...
Trump Perintahkan Pembukaan Kembali Penjara Alcatraz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved