Mahfud MD: Pertumbuhan ekonomi tak dinikmati rakyat

Selasa, 11 Februari 2014 - 15:01 WIB
Mahfud MD: Pertumbuhan...
Mahfud MD: Pertumbuhan ekonomi tak dinikmati rakyat
A A A
Sindonews.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD membenarkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia bagus, namun pertumbuhan ini tidak dinikmati rakyat.

Dalam ceramahnya di Pesantren Al Khairat, Palu, Sulawesi Tengah hari ini, Mahfud memaparkan beberapa bukti bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tak dinikmati oleh rakyat Indonesia. Yaitu, satu persen atau 2,5 juta penduduk Indonesia menguasai 70 persen lahan dan aset nasional.

Sementara, 99 persen rakyat Indonesia hanya menguasai 30 persen aset nasional. "Data inilah yang membuktikan rakyat Indonesia tidak turut menikmaati pertumbuhan ekonomi," kata dia dalam rilisnya kepada Sindonews, Selasa (11/2/2014).

Menurutnya, pnikmat pertumbuhan ekonomi adalah para kelompok elite yang terdiri dari para konglomerat, pejabat negara korup yang sampai saat ini belum tertangkap KPK.

"Para koruptor yang tertangkap KPK itu kan hanya yang apes saja. Para koruptor yang tidak tertangkap masih lebih banyak lagi," kata kader Nahdlatul Ulama asli Madura itu.

Dia menjelaskan, ada dua cara atau solusi agar pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa dinikmati seluruh rakyat Indonesia. Pertama, ubah halauan kebijakan ekonomi yang selama ini berorientasi liberal-new-clasic yang lebih banyak menguntungkan investor asing dan kelompok konglomerat ke arah kebijakan ekonomi dengan ruh dan semangat UUD 1945, khususnya Pasal 33.

"Bukan berarti anti asing dan anti konglomerat atau anti pasar. Asing, konglomerat dan pasar harus terus tumbuh di negeri ini. Tapi, rakyat yang berada di bawah dan yang ada di tengah harus menikmati pertumbuhan ekonomi," ujar Mahfud.

Kedua, lanjut dia, negeri ini harus dipimpin oleh orang yang berani, bersih, kompeten dan punya integritas yang tinggi. "Pemimpin yang berkeriteria seperti itulah yang bisa mengubah nasib rakyat Indonesia," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Prospek Bisnis Seiring...
Prospek Bisnis Seiring Pertumbuhan Ekonomi RI
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
5 menit yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
32 menit yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
50 menit yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
1 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
2 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved