Rupiah terapresiasi ke level Rp12.148/USD
Selasa, 11 Februari 2014 - 16:39 WIB
Rupiah terapresiasi ke level Rp12.148/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup kembali terapresiasi seiring Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang berhasil ditutup menghijau pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp12.148 per USD. Posisi ini terapresiasi 25 poin dibanding hari Senin (10/2/2014) di level Rp12.173 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.170 per USD. Adapun, posisi rupiah terkuat di level Rp12.147 per USD dan terlemah di level Rp12.177 per USD.
Data yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp12.169 per USD, dengan kisaran Rp12.159-12.175 per USD. Posisi ini menguat 4 poin dibanding kemarin di level Rp12.173 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah berakhir pada level Rp12.165 per USD. Posisi ini menguat 8 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp12.173 per USD.
Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp12.174 per USD atau melemah 8 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp12.166 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, menguatnya IHSG memberi sentimen positif terhadap laju rupiah hari ini. Selain itu, lelang sukuk pemerintah dengan target Rp1,5 triliun juga memberi sentimen positif bagi rupiah.
"Hal itu memberi sentimen positif yang dapat berdampak pada penguatan nilai tukar rupiah seiring dengan membaiknya fundamental ekonomi domestik," kata dia, Selasa (11/2/2014).
Sementara IHSG sore ini berhasil mempertahankan lajunya di zona hijau hingga akhir sesi perdagangan. IHSG naik 19,44 poin atau 0,44 persen ke level 4.470,19.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,39 triliun dengan 4,38 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp496,23 miliar. Tercatat 176 saham naik, 119 saham melemah dan 88 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp12.148 per USD. Posisi ini terapresiasi 25 poin dibanding hari Senin (10/2/2014) di level Rp12.173 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.170 per USD. Adapun, posisi rupiah terkuat di level Rp12.147 per USD dan terlemah di level Rp12.177 per USD.
Data yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp12.169 per USD, dengan kisaran Rp12.159-12.175 per USD. Posisi ini menguat 4 poin dibanding kemarin di level Rp12.173 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah berakhir pada level Rp12.165 per USD. Posisi ini menguat 8 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp12.173 per USD.
Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp12.174 per USD atau melemah 8 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp12.166 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, menguatnya IHSG memberi sentimen positif terhadap laju rupiah hari ini. Selain itu, lelang sukuk pemerintah dengan target Rp1,5 triliun juga memberi sentimen positif bagi rupiah.
"Hal itu memberi sentimen positif yang dapat berdampak pada penguatan nilai tukar rupiah seiring dengan membaiknya fundamental ekonomi domestik," kata dia, Selasa (11/2/2014).
Sementara IHSG sore ini berhasil mempertahankan lajunya di zona hijau hingga akhir sesi perdagangan. IHSG naik 19,44 poin atau 0,44 persen ke level 4.470,19.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,39 triliun dengan 4,38 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp496,23 miliar. Tercatat 176 saham naik, 119 saham melemah dan 88 saham stagnan.
(rna)