Kadin: Saatnya RI tak ikut zaman Belanda

Rabu, 12 Februari 2014 - 13:59 WIB
Kadin: Saatnya RI tak...
Kadin: Saatnya RI tak ikut zaman Belanda
A A A
Sindonews.com - Kalangan usaha menyambut baik kehadiran UU Perdagangan yang baru disahkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) belum lama ini.

Mewakili kalangan usaha, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Suryo Bambang Sulisto menegaskan bahwa hadirnya regulasi tersebut dipandang sangat penting lantaran selama ini Indonesia belum memiliki landasan hukum perdagangan.

"Bagus kalau sudah ada, biar jelas (perdagangannya). Soalnya, kita mengikuti zaman Belanda dulu. Sudah saatnya punya Undang-Undang sendiri," kata Bambang di Menara Kadin, Jakarta, Rabu (12/2/2014).

Dalam regulasi baru perdagangan ini, diatur beberapa hal terkait dengan perdagangan ekspor, impor, perdagangan jasa, dan perdagangan perbatasan. Para eksportir dan importir wajib memiliki izin impor dari pemerintah. Ini tertera dalam Bab V tentang Perdagangan Luar Negeri.

Dengan hadirnya UU ini yang memungkinkan adanya pencabutan izin terhadap importir dan eksportir yang terbukti melanggar, dinilai Bambang merupakan langkah positif dalam meningkatkan disiplin dan keteraturan aktivitas dagang tanah air.

"Saya kira itu (penting) supaya lebih disiplin, bisa teratur, dan terukur. Kalau importirnya yang nakal, eksportirnya juga, dan tidak mencantumkan nilainya secara benar, itu, kan merugikan," pungkas Bambang.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
UU Cipta Kerja Gairahkan...
UU Cipta Kerja Gairahkan Investasi dan Perdagangan Internasional
Disetujui Jadi UU, Indonesia...
Disetujui Jadi UU, Indonesia Punya Jalan Tol Perdagangan Internasional
Penimbun Minyak Goreng...
Penimbun Minyak Goreng Lakukan Kejahatan Pangan, DPR: Harus Dijerat UU Perdagangan
Ketua Umum ICCA Dukung...
Ketua Umum ICCA Dukung Pansel DK-OJK dan Implementasi UU PPSK
Pemerintah Bakal Bikin...
Pemerintah Bakal Bikin UU Ketenagakerjaan Baru Buntut Tarif AS, Berikut Isinya
Neraca Perdagangan Indonesia...
Neraca Perdagangan Indonesia pada Januari 2025 Catat Surplus USD 3,45 Miliar
Berita Terkini
Ketimpangan Makin Lebar,...
Ketimpangan Makin Lebar, 1,5% Populasi Menguasai hampir 50 Persen Total Kekayaan Dunia
1 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Streamlining BUMN Transparan, Libatkan Kejaksaan Agung hingga BPK
2 jam yang lalu
IHSG Masih Berlari di...
IHSG Masih Berlari di Zona Hijau, Pagi Ini Bertengger pada Level 5.893
3 jam yang lalu
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini usai Malas Bergerak di Rp2,6 Juta per Gram
3 jam yang lalu
Dulu Termiskin, Negara...
Dulu Termiskin, Negara Kecil Ini Mendadak Jadi Raja Minyak Baru Akibat Perang Iran!
4 jam yang lalu
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
5 jam yang lalu
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved