Sulsel siapkan dana Rp4,5 M untuk pembangkit listrik

Rabu, 12 Februari 2014 - 21:48 WIB
Sulsel siapkan dana...
Sulsel siapkan dana Rp4,5 M untuk pembangkit listrik
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) akan menggelontorkan dana Rp4,5 miliar untuk membangun pembangkit listrik dengan memanfaatkan potensi energi terbarukan (EBT).

Sekretaris Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulsel, Syamsul Bahri mengatakan, dana yang berasal dari dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tersebut rencananya akan direalisasikan dalam bentuk pembangkit listrik tenaga hidro (PLTH) dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).

"Tahun ini sudah dianggarkan Rp4,5 miliar. Jadi akan ada empat pembangkit listrik baru, yaitu dua PLTH dan dua PLTS," ungkapnya, Rabu (12/2/2014).

Untuk PLTH akan dibangun di Kabupaten Pinrang dan Kabupaten Luwu, masing-masing berkapasitas 50 KW denganalokasi Rp2 miliar. PLTH diperuntukkan untuk 200 rumah tangga.

Sementara untuk PLTS, akan dibangun di Kabupaten Bone dan Kabupaten Toraja, yang juga diproyeksikan menyerap anggaran Rp2 miliar. Di Kabupaten Bone diprioritaskan untuk 100 rumah, sementara di Kabupaten Toraja untuk 20 rumah.

Berdasarkan data ESDM Sulsel, saat ini daya mampu dari sistem kelistrikan Sulsel telah mencapai 1.108 MW dengan Beban Puncak sebesar 833 MW. Sehingga, masih ada cadangan 275 MW atau sekitar 30 persen.

Sebelumnya, dewan energi nasional meminta Sulawesi Selatan untuk terus memacu penggunaan energi terbarukan sebagai sumber listrik di daerah tersebut. Anggota Dewan energi Nasional, Mukhtasor mengatakan, meski saat ini Sulsel mengklaim sebagai daerah surplus, namun pemakaian energi listrik akan tergerus pasca masuknya industri di tahun-tahun mendatang.

Untuk itu, lanjut dia, pemerintah daerah sudah harus memikirkan pengembangan ke depan dan mengimbau agar Sulsel mulai melirik pengembangan tenaga air. Sebab, potensi daerah ini sangat tinggi. Seperti, tenaga air di Kabupaten Luwu Utara, Kabupaten Enrekang dan Kabupaten Gowa.

Selain itu, potensi tenaga angin bisa dimanfaatkan di Kabupaten Selayar dan Jeneponto, atau potensi gheotermal/energi panas Bumi di Kabupaten Soppeng. Hanya saja potensi-potensi tersebut belum tergarap dengan baik.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Perpanjang...
Pemerintah Perpanjang Pemberian Diskon Tagihan Listrik
Pemerintah Tahan Kenaikan...
Pemerintah Tahan Kenaikan Tarif Listrik untuk Menjaga Daya Beli Masyarakat
Kebutuhan Investasi...
Kebutuhan Investasi Ketenagalistrikan Nasional
Subsidi Listrik Diperpanjang...
Subsidi Listrik Diperpanjang Hingga Maret 2021
Schneider Electric Kampanyekan...
Schneider Electric Kampanyekan Rumah Nyaman, Listrik Aman
MCB RXE, Si Kecil yang...
MCB RXE, Si Kecil yang Bikin Rumah Aman dari Kebakaran
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
1 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
2 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
2 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
3 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
4 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
4 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved