Rupiah berakhir ke kisaran Rp11.800/USD
Jum'at, 14 Februari 2014 - 16:38 WIB
Rupiah berakhir ke kisaran Rp11.800/USD
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup terapresiasi ke kisaran Rp11.800 per USD seiring berhasilnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menembus level 4.500 pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg ditutup pada level Rp11.831 per USD. Posisi ini terapresiasi 149 poin dibanding hari Kamis (13/2/2014) di level Rp11.980 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.960 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat hari ini berada di level Rp11.823 per USD dan terlemah di level Rp11.960 per USD.
Data yahoofinance mencatat mata uang domestik sore hari ini pada level Rp11.904 per USD, dengan kisaran harian di level Rp11.833-11.980 per USD. Posisi ini lebih baik 79 poin dibanding kemarin di level Rp11.983 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah perdagangan sore ini ditutup pada level Rp11.836 per USD. Posisi ini positif 150 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.986 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.886 per USD atau menguat tajam 187 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp12.073 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, tren penguatan rupiah hingga akhir perdangangan pekan ini masih dipengaruhi dipertahankannya BI Rate di level 7,5 persen.
BI menilai kebijakan itu masih konsisten dengan stance kebijakan untuk nendorong inflasi tahun ini menuju kisaran 3,5-5,5 persen. Selain itu, Bank Sentral juga memperkirakan defisit transaksi berjalan kuartal IV/2013 membaik menjadi 1,98 persen dari PDB dari sebelumnya 3,85 persen dari PDB.
"Penguatan rupiah hari ini di tengah meningkatnya risk appetite dari pelaku pasar yang tercermin dari posisi IHSG yang naik da harga obligasi di pasar sekunder yang juga meningkat," kata dia.
Sementara IHSG sore ini berakhir menguat 16,38 poin atau 0,36 persen ke level 4.508,04 seiring menguatnya mayoritas bursa Asia.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,07 triliun dengan 3,79 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp60,83 miliar. Tercatat 186 saham naik, 112 saham melemah dan 86 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg ditutup pada level Rp11.831 per USD. Posisi ini terapresiasi 149 poin dibanding hari Kamis (13/2/2014) di level Rp11.980 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.960 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat hari ini berada di level Rp11.823 per USD dan terlemah di level Rp11.960 per USD.
Data yahoofinance mencatat mata uang domestik sore hari ini pada level Rp11.904 per USD, dengan kisaran harian di level Rp11.833-11.980 per USD. Posisi ini lebih baik 79 poin dibanding kemarin di level Rp11.983 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah perdagangan sore ini ditutup pada level Rp11.836 per USD. Posisi ini positif 150 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.986 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.886 per USD atau menguat tajam 187 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp12.073 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, tren penguatan rupiah hingga akhir perdangangan pekan ini masih dipengaruhi dipertahankannya BI Rate di level 7,5 persen.
BI menilai kebijakan itu masih konsisten dengan stance kebijakan untuk nendorong inflasi tahun ini menuju kisaran 3,5-5,5 persen. Selain itu, Bank Sentral juga memperkirakan defisit transaksi berjalan kuartal IV/2013 membaik menjadi 1,98 persen dari PDB dari sebelumnya 3,85 persen dari PDB.
"Penguatan rupiah hari ini di tengah meningkatnya risk appetite dari pelaku pasar yang tercermin dari posisi IHSG yang naik da harga obligasi di pasar sekunder yang juga meningkat," kata dia.
Sementara IHSG sore ini berakhir menguat 16,38 poin atau 0,36 persen ke level 4.508,04 seiring menguatnya mayoritas bursa Asia.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,07 triliun dengan 3,79 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp60,83 miliar. Tercatat 186 saham naik, 112 saham melemah dan 86 saham stagnan.
(rna)