Harga minyak di Asia bertahan di atas USD100

Senin, 17 Februari 2014 - 13:09 WIB
Harga minyak di Asia...
Harga minyak di Asia bertahan di atas USD100
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan Asia hari ini bertahan di atas USD100, merespon lonjakan pinjaman bank di China, salah satu konsumen energi terbesar dunia.

Kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret naik 30 sen menjadi USD100,60 per barel pada perdagangan sore. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk April turun 12 sen menjadi USD108,96 per barel.

"Berita kredit China menunjukkan bahwa angka pinjaman meningkat dan masih ada pertumbuhan di sana. Mungkin tidak cepat tetapi masih bergerak panjang," ujar Kelly Teoh, ahli strategi pasar IG Markets, Singapura, seperti dilansir dari AFP, Senin (17/2/2014).

People's Bank of China (PBoC) melaporkan pinjaman bank-bank di China mencapai angka sekitar 1,3 triliun yuan (USD214 miliar) pada Januari, naik menjadi 246,9 miliar yuan dari bulan yang sama tahun lalu. Sementara pada Desember, bank hanya memberikan pinjaman baru 482,5 miliar yuan.

Phillip Futures menyebutkan bahwa cuaca sangat dingin di Amerika Serikat (AS) juga membantu mendorong harga minyak lebih tinggi karena permintaan kuat untuk bahan bakar pemanas.

"Ini manfaat dari minyak mentah sebagai bahan baku bahan bakar pemanas," ucapnya, dalam sebuah komentar pasar, yang juga mencatat Brent datang di bawah tekanan dari peningkatan produksi di Libya.

Investor juga akan berfokus pada data awal indeks manajer pembelian (PMI) China dari raksasa perbankan HSBC untuk Februari 2014, yang akan dirilis pada Kamis (20/2/2014). Data ini sebagai salah satu petunjuk dari kesehatan ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut.

Seperti diketahui, PMI China Januari, menunjukkan sektor kunci manufaktur mengalami kontraksi untuk pertama kalinya dalam enam bulan.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
5 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
5 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
5 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
5 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
6 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
6 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved