Rupiah berakhir di level Rp11.748/USD

Senin, 17 Februari 2014 - 16:34 WIB
Rupiah berakhir di level...
Rupiah berakhir di level Rp11.748/USD
A A A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini berakhir pada kisaran Rp11.700 per USD seiring menghijaunya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.

Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berakhir pada level Rp11.748 per USD. Posisi ini terapresiasi 46 poin dibanding hari Jumat (14/2/2014) di level Rp11.831 per USD.

Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.748 per USD. Adapun, posisi rupiah terkuat d level Rp11.658 per USD dan terlemah di level Rp11.785 per USD.

Data yahoofinance mencatat mata uang domestik sore hari ini pada level Rp11.785, dengan kisaran harian Rp11.669-11.825 per USD. Posisi ini lebih baik 119 poin dibanding akhir pekan lalu di level Rp11.904 per USD.

Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah perdagangan sore ini pada level Rp11.755 per USD. Posisi ini positif 81 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.836 per USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.716 per USD atau menguat tajam 170 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.886 per USD.

Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini didukung data makro ekonomi Indonesia yang positif. Selain itu, juga didukung menguatnya IHSG dan pasar sekunder obligasi.

"Ini juga seiring masuknya aliran dana asing (capital inflow) ke pasar domestik akibat membaiknya fundamental dalam negeri di tengah tutupnya pasar keuangan AS (Amerika Serikat) hari ini, sehingga mendorong penguatan nilai tukar rupiah," kata dia, Senin (17/2/2014).

Sementara IHSG sore ini ditutup IHSG naik 47,32 poin atau 1,05 persen ke level 4.555,37. Kenaikan IHSG didukung ramainya aksi beli asing dan seiring positifnya bursa Asia.

Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp7,1 triliun dengan 4,99 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp1,09 triliun. Tercatat 200 saham naik, 107 saham melemah dan 92 saham stagnan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
27 menit yang lalu
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
48 menit yang lalu
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
2 jam yang lalu
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
3 jam yang lalu
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
3 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved