Rupiah berakhir di level Rp11.778/USD

Rabu, 19 Februari 2014 - 16:21 WIB
Rupiah berakhir di level...
Rupiah berakhir di level Rp11.778/USD
A A A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini berhasil terapresiasi seiring posisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ditutup hampir mendekati level 4.600 pada akhir perdagangan.

Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.778 per USD. Posisi ini menguat 70 poin dibanding hari Selasa (18/2/2014) di level Rp11.848 per USD.

Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.888 per USD. Adapun, posisi rupiah terkuat hari ini berada di level Rp11.740 per USD dan terlemah di level Rp11.893 per USD.

Data yahoofinance mencatat mata uang domestik sore hari ini pada level Rp11.774, dengan kisaran harian Rp11.751-11.848 per USD. Posisi ini menguat 30 poin dibanding akhir perdagangan kemarin di level Rp11.804 per USD.

Sementara data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah perdagangan hari ini berada pada level Rp11.812 per USD. Posisi ini susut 5 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.807 per USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.850 per USD atau melemah 24 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.826 per USD.

Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini dipengaruhi gerak IHSG yang positif dan meningkatnya harga Surat Utang Negara (SUN) di pasar sekunder pasca lelang SUN kemarin.

"Hal itu berdampak positif pada nilai tukar rupiah di tengah mulai naiknya permintaan dolar oleh korporasi di dalam negeri memasuki akhir bulan," kata dia, Rabu (19/2/2014).

Sementara IHSG sore ini ditutup naik 36,46 poin atau 0,80 persen ke level 4.592,65 didukung aksi beli asing yang mencapai Rp1 triliun.

Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,84 triliun dengan 5,14 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp1,05 triliun. Tercatat 160 saham naik, 135 saham melemah dan 113 saham stagnan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
7 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
7 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
8 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
8 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
9 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
9 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved