Rupiah terdepresiasi ke Rp11.825/USD

Kamis, 20 Februari 2014 - 16:40 WIB
Rupiah terdepresiasi...
Rupiah terdepresiasi ke Rp11.825/USD
A A A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup terdepresiasi di tengah reli tipis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.

Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg ditutup pada level Rp11.825 per USD. Posisi ini terdepresiasi 47 poin dibanding hari Rabu (19/2/2014) di level Rp11.778 per USD.

Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.775 per USD. Adapun, poisisi rupiah terkuat berada di level Rp11.764 per USD dan terlemah di level Rp11.831 per USD.

Data yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.798, dengan kisaran harian Rp11.770-11.830 per USD. Posisi ini melemah 24 poin dibanding akhir perdagangan kemarin di level Rp11.774 per USD.

Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah perdagangan sore hari ini berada pada level Rp11.828 per USD. Posisi ini melemah 16 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.812 per USD.

Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.772 per USD atau menguat 78 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.850 per USD.

Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini dipengaruhi meningkatnya harga surat utang negara (SUN) di pasar sekunder dan IHSG yang sempat memerah akibat hasil risalah The Fed yang memberi sinyal akan meneruskan pemangkasan obligasi.

"Selain itu, meningkatnya permintaan dolar oleh korporasi memasuki akhir bulan di tengah sentimen positif pelaku pasar internasional terhadap pasar domestik cenderung membuat pergerakan nilai tukar rupiah berfluktuasi," kata dia.

IHSG sore ini berhasil mempertahankan posisinya di zona hijau setelah seharian banyak bergerak di zona merah. IHSG ditutup naik 5,57 poin atau 0,12 persen ke level 4.598,22 karena didukung aksi beli.

Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp7,16 triliun dengan 6,19 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp994,43 miliar. Tercatat 119 saham naik, 190 saham melemah dan 77 saham stagnan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
9 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
9 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
9 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
10 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
10 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
10 jam yang lalu
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved