Rupiah berakhir positif ke Rp11.744/USD

Jum'at, 21 Februari 2014 - 16:27 WIB
Rupiah berakhir positif...
Rupiah berakhir positif ke Rp11.744/USD
A A A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan sore hari ini beranjak menguat seiring positifnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.

Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berakhir pada level Rp11.744 per USD. Posisi ini terapresiasi 81 poin dibanding hari Kamis (20/2/2014) di level Rp11.825 per USD.

Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.803 per USD. Adapun, posisi rupiah terkuat di level Rp11.734 per USD dan terlemah di level Rp11.816 per USD.

Data yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.744, dengan kisaran harian Rp11.742-11.850 per USD. Posisi ini juga menguat 54 poin dibanding akhir perdagangan kemarin di level Rp11.798 per USD.

Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah perdagangan hari ini berada pada level Rp11.804 per USD. Posisi ini makin kuat 14 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.828 per USD.

Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.792 per USD atau melemah 20 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.772 per USD.

Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini terimbas meningkatnya risk appetite dari pelaku pasar, yang tercermin dari keberhasilan IHSG tembus di atas level 4.600 didukung positifnya bursa Wall Street pada perdagangan semalam.

"Ini memberikan dampak positif terhadap nilai tukar rupiah hari ini," kata dia.

Adapun IHSG mengahiri pekan ini kembali positif. IHSG melesat 47,93 poin atau 1,04 persen ke level 4.646,15.

Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp6,4 triliun dengan 4,94 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp607,3 miliar. Tercatat 208 saham naik, 104 saham melemah dan 91 saham stagnan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
9 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
9 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
9 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
10 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
10 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
10 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved