Rupiah terapresiasi ke Rp11.648/USD

Senin, 24 Februari 2014 - 16:31 WIB
Rupiah terapresiasi...
Rupiah terapresiasi ke Rp11.648/USD
A A A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini berakhir terapresiasi di tengah negatifnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.

Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg sore ini pada level Rp11.648 per USD. Posisi ini terapresiasi 95 poin dibanding hari sebelumnya di level Rp11.744 per USD.

Masih berdasarkan Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.745 per USD. Adapun, posisi rupiah terkuat berada di level Rp11.637 per USD dan terlemah di level Rp11.771 per USD.

Data yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.694, dengan kisaran harian di level Rp11.647-11.785 per USD. Posisi ini juga menguat 50 poin dibanding akhir perdagangan pekan lalu di level Rp11.744 per USD.

Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah perdagangan sore hari ini berakhir level Rp11.704 per USD. Posisi ini positif signifikan 100 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.804 per USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.728 per USD atau menguat 64 poin dibanding penutupan Jumat (21/2/2014) di level Rp11.792 per USD.

Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, penguatan rupiah hari ini di tengah aksi ambil untung di pasar saham karena terimbas pergerakan bursa Wall Street pada perdagangan akhir pekan lalu, yang ditutup negatif.

Meningkatnya aliran dana asing yang masuk ke pasar keuangan Indonesia turut memberi dampak positif bagi pergerkan nilai tukar rupiah terhadap USD. "Membaiknya fundamental domestik menjadikan persepsi positif terhadap pasar keuangan domestik di mata investor asing," kata dia.

Sementara IHSG sore ini berakhir di zona merah. IHSG terkoreksi 22,58 poin atau 0,49 persen ke level 4.623,57.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,55 triliun dengan 3,72 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp518,14 miliar. Tercatat 123 saham naik, 183 saham melemah dan 95 saham stagnan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
38 menit yang lalu
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
10 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
10 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
11 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
11 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
11 jam yang lalu
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved