KKP jadikan Lombok kawasan blue economy

Rabu, 26 Februari 2014 - 11:05 WIB
KKP jadikan Lombok kawasan...
KKP jadikan Lombok kawasan blue economy
A A A
Sindonews.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) semakin memantapkan beberapa program implementasi konsep blue economy di Indonesia. Diantaranya di wilayah Lombok Tengah-Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C Sutardjo mengatakan, sebagai wujud implementasi, telah dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara KKP dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dan Lombok Timur.

Kesepakatan ini diarahkan untuk meningkatkan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan secara optimal dan lestari berbasis blue economy di Pulau Lombok. Selain difokuskan pada implementasi blue economy, kerja sama ini juga mencakup pengembangan kawasan, komoditas, inovasi teknologi dan SDM serta pengawasan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan.

Sejak ditandatanganinya memorandum saling pengertian antara KKP dengan FAO pada 27 Mei 2013, telah banyak proyek telah berhasil dilaksanakan. "Saya menyambut gembira disepakatinya program kolaboratif oleh KKP dan FAO untuk 2014-2015. Salah satunya pelaksanaan kawasan pengembangan blue economy di Pulau Lombok," kata dia seperti dikutip dari situs KKP, Rabu (26/2/2014).

Sharif mejelaskan, program dan aktivitas yang dilakukan KKP-FAO berupa proyek-proyek yang secara langsung diimplementasikan pada tataran teknis atau berbagai kegiatan bersifat capacity building, training dan sharing information di bidang kelautan dan perikanan.

Bahkan, lanjut dia, beberapa proyek telah diselesaikan pada kurun waktu 2007 hingga 2011. Untuk 2013, kerja sama dengan FAO diperluas dengan melibatkan semua unit eselon I yang ada di KKP.

Beberapa program kerja sama KKP-FAO yang dimulai 2012 hingga kini masih berjalan. Diantaranya, program The Bay of Bengal Large Marine Ecosystem Project (BOBLME).

Program yang masuk agenda 2012-2014 ini untuk menyusun rencana aksi strategis perlindungan ekosistem dan pengelolaan sumber daya perikanan Teluk Benggala secara berkelanjutan dalam meningkatkan keamanan pangan dan mata pencaharian masyarakat pesisir.

"Program lain yang masih berjalan adalah Strategies for Trawl Fisheries Bycatch Management (REBYC-II CTI). Program 2012-2016, ini merupakan proyek terkait pengurangan tangkapan bycatch dan dampak penggunaan pukat ikan," jelasnya.

Menurutnya, kerja sama KKP-FAO juga langsung bersentuhan dengan kepentingan para nelayan. Diantaranya program Regional Fisheries Livelihoods Programme for South and Southeast Asia 2009-2013. Kegiatan ini untuk memperkuat kapasitas masyarakat nelayan skala kecil dan lembaga pendukung di Kamboja, Indonesia, Filipina, Sri Lanka, Timor-Leste dan Vietnam.

Di Indonesia, program Regional Fisheries Livelihoods Programme ini diimplementasikan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sudah memasuki tahap akhir.

"Pada Desember 2012 dan Januari 2013, Divisi Fisheries and Aquaculture FAO, melalui Indroyono Soesilo, Director of Fisheries and Aquaculture telah mengajukan beberapa usulan kerja sama untuk aktivitas perikanan KKP-FAO di 2013," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
Kadin Gelar Halalbihalal...
Kadin Gelar Halalbihalal dengan KKP, Bahas Tantangan Sektor Kelautan dan Perikanan
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Berita Terkini
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
53 menit yang lalu
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
1 jam yang lalu
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
2 jam yang lalu
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
2 jam yang lalu
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
2 jam yang lalu
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
3 jam yang lalu
Infografis
6 Fakta Macet Mengerikan...
6 Fakta Macet Mengerikan Hingga 17 Jam di Kawasan Puncak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved