Pertumbuhan laba bersih 2013 Bank DKI capai 74,63%
Rabu, 26 Februari 2014 - 17:26 WIB
Pertumbuhan laba bersih 2013 Bank DKI capai 74,63%
A
A
A
Sindonews.com - PT Bank DKI mencatatkan laba bersihnya mencapai Rp592 miliar pada 2013. Laba bersih Bank DKI ini tumbuh 74,63 persen ketimbang capaian pada 2012 yang sebesar Rp339 miliar.
Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono menuturkan, capaian ini didukung oleh kredit Bank DKI yang mencapai Rp20 triliun. Kredit meningkat 37,57 persen ketimbang capaian kredit pada 2012 yang sebesar Rp14 triliun.
"Kredit ikut mendukung kenaikan laba bersih kami, capaian ini tergolong bagus di tengah tekanan atas inflasi dan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada tahun lalu. Tahun ini laba sebelum pajak dapat mencapai Rp1 triliun dan aset Rp37 triliun," katanya dalam siaran persnya, Rabu (26/2/2014).
Kenaikan kredit Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini diimbangi dengan kenaikan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tumbuh mencapai Rp22 triliun. Angka ini melonjak dari capaian pada 2012 yang mencapai Rp20 triliun.
Kenaikan dana murah dan kredit diikuti dengan penurunan Beban Operasional dan Pendapatan Operasional (BOPO). BOPO turun menjadi 74,99 persen, dari capaian 2012 yang sebesar 81,43 persen.
Rasio Kecukupan Modal atau (CAR) menjadi 14,21. Penambahan kredit yang efisien ikut mengerek rasio CAR yang naik dari capaian pada 2012 yang hanya sebesar 12,3. Sementara margin bunga bersih (NIM) pada 2013 menjadi 7,32 persen. Rasio NIM naik ketimbang capaian 2012 yang mencapai 5,26 persen.
Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono menuturkan, capaian ini didukung oleh kredit Bank DKI yang mencapai Rp20 triliun. Kredit meningkat 37,57 persen ketimbang capaian kredit pada 2012 yang sebesar Rp14 triliun.
"Kredit ikut mendukung kenaikan laba bersih kami, capaian ini tergolong bagus di tengah tekanan atas inflasi dan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada tahun lalu. Tahun ini laba sebelum pajak dapat mencapai Rp1 triliun dan aset Rp37 triliun," katanya dalam siaran persnya, Rabu (26/2/2014).
Kenaikan kredit Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini diimbangi dengan kenaikan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tumbuh mencapai Rp22 triliun. Angka ini melonjak dari capaian pada 2012 yang mencapai Rp20 triliun.
Kenaikan dana murah dan kredit diikuti dengan penurunan Beban Operasional dan Pendapatan Operasional (BOPO). BOPO turun menjadi 74,99 persen, dari capaian 2012 yang sebesar 81,43 persen.
Rasio Kecukupan Modal atau (CAR) menjadi 14,21. Penambahan kredit yang efisien ikut mengerek rasio CAR yang naik dari capaian pada 2012 yang hanya sebesar 12,3. Sementara margin bunga bersih (NIM) pada 2013 menjadi 7,32 persen. Rasio NIM naik ketimbang capaian 2012 yang mencapai 5,26 persen.
(gpr)
Lihat Juga :