Benih pertanian disalurkan jika persyaratan lengkap

Kamis, 27 Februari 2014 - 17:21 WIB
Benih pertanian disalurkan...
Benih pertanian disalurkan jika persyaratan lengkap
A A A
Sindonews.com - Kementerian Pertanian sangat responsif terhadap pengalokasian benih untuk para petani yang lahannya puso akibat bencana alam, baik akibat erupsi gunung berapi maupun banjir. Satu hari setelah semua persyaratan dipenuhi benih yang diambilkan dari cadangan benih nasional (CBN) dapat disalurkan.

“Kalau persyaratannya lengkap dalam tempo sehari benih sudah bisa disalurkan,” tandas Dirjen Tanaman Pangan Kementan, Udoro Kasih Anggoro dalam siaran persnya, Kamis (27/2/2014).

Lebih lanjut Anggoro menyebutkan, persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapatkan bantuan benih dari CBN adalah adanya surat pernyataan puso, daftar calon penerima dan calon lokasi (CPCL) yang by name by address, persetujuan dinas kabupaten/kota, dan persetujuan dinas pertanian provinsi.

Jika satu di antara persyaratan itu tidak terpenuhi, kata Anggoro, sulit bagi Kementan menyalurkan bantuan benih dari CBN.

Menurut Anggoro, pihak Kementan sangat berhati-hati dalam penyaluran bantuan. Karena belakangan ini banyak pejabat Kementan yang waktunya habis untuk menjadi saksi berbagai kasus penyelewangan bantuan di berbagai daerah.

Jadi, lanjut Anggoro, jika ada daerah yang merasa sudah mengajukan namun belum mendapatkan benih dari CBN, sangat boleh jadi ketika sampai di pusat ada sejumlah persyaratan yang belum terpenuhi, sehingga surat ajuannya dikembalikan lagi. Atau suratnya masih diproses di dinas pertanian, baik kabupaten/kota maupun provinsi.

Sebagai contoh Anggoro menyebutkan, verifikasi dari Kepala Dinas Pertanian Jawa Tengah mengenai sawah yang puso dan perlu mendapat bantuan benih baru diterima tadi pagi. Pada hari yang sama Dirjen Tanaman Pangan langsung mengirim surat kepada PT Sang Hyang Seri untuk mengirimkan benih padi dan jagung hibrida sesuai dengan CPCL yang diajukan Kadis Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Jateng.

"Jadi jika selama ini belum ada penyaluran karena memang verifikasi di tingkat wilayahnya yang belum selesai," jelasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dinas LHK Jaktim Kenalkan...
Dinas LHK Jaktim Kenalkan Anak dengan Urban Farming Sejak Dini
Kreativitas Warga Papanggo,...
Kreativitas Warga Papanggo, Ubah Lahan Terlantar Jadi Pertanian Produktif
Sekolah Pertanian Berbasis...
Sekolah Pertanian Berbasis Digital Dibangun Pemerintah Tahun Depan
Sarasehan Pertanian...
Sarasehan 'Pertanian Berkelanjutan dan Adopsi Teknologi Modern'
Kelurahan Sunter Agung...
Kelurahan Sunter Agung Kembangkan Sistem Pertanian Perkotaan Rumah Kaca
Dinas Pertanian Sleman...
Dinas Pertanian Sleman Diminta Edukasi Petani Milenial untuk Tingkatkan Produksi
Berita Terkini
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
27 menit yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
43 menit yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
50 menit yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
54 menit yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
55 menit yang lalu
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
2 jam yang lalu
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved