BPD Bank Jateng target penyerapan kredit UMKM Rp6 T

Jum'at, 28 Februari 2014 - 19:44 WIB
BPD Bank Jateng target...
BPD Bank Jateng target penyerapan kredit UMKM Rp6 T
A A A
Sindonews.com - BPD Bank Jateng optimis penyerapan kredit Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Jateng di tahun ini mampu mencapai Rp6 triliun, naik dua kali lipat dari penyerapan tahun lalu yang hanya Rp3 triliun.

Untuk mampu mencapai target tersebut, berbagai upaya dilakukan oleh Bank Jateng, salah satunya dengan menggandeng Credit Rating PT Pefindo. Dengan kerja sama tersebut diharapkan, akses UMKM ke perbankan akan lebih mudah, sehingga pengelolaan keuangannya pun menjadi semakin baik.

Plt. Direktur Utama Bank Jateng, Bambang Widiyanto mengemukakan, dengan kerja sama tersebut pihaknya optimis, target peningkatan kredit UMKM di Jateng mampu naik dua kali lipat.

“Pada 2013 lalu realisasi kredit untuk UMKM mencapai Rp3 triliun, naik sekitar 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp2 triliun, dan kami optimis tahun ini bisa naik dua kali lipat,” katanya usai penandatanganan MoU Credit Rating Pefindo dengan Bank Jateng, di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah V, Jumat (28/2/2014).

Bambang mengakui, potensi UMKM sangat besar di Jawa Tengah, dengan jumlah UMKM mencapai lebih dari 6.000 UMKM, dan kebanyakan usaha mikro. Hal ini, kata dia, perlu didorong supaya mampu berkembang dengan baik dan dampaknya tentu akan mampu meningkatkan perekonomian di Jateng.

Direktur Utama Pefindo, Ronald T Andi Kasim menyatakan, meskipun UMKM khususnya untuk sektor produktif memiliki potensi yang besar namun, masih banyak bank yang masih ragu-ragu.

Menurut dia, hal itu dikarenakan data keuangan dan laporan keuangan UMKM masih cukup lemah. “Lemahnya sistem keuangan UMKM ini juga karena tidak adanya edukasi dari pihak bank,” imbuhnya.

Dia menyatakan, Pefindo dengan Bank Jateng serta Bank Indonesia nantinya akan mengadakan edukasi kepada UMKM, sehingga tidak hanya mempermudah akses ke perbankkan, tapi juga mereka dapat menyelesaikan kredit dengan baik.

Ditambahkan Ronald, Pefindo nantinya akan melakukan pemeringkatan kredit untuk UMKM di Bank Jateng. Hasilnya akan dijadikan alat bantu untuk menilai kelayakan pemberian kredit kepada UMKM.

”Skala pemeringkatan UMKM nantinya akan dibagi empat, yakni peringkat satu memiliki kemampuan mengelola usaha dan pemenuhan kewajiban secara tepat waktu. Kedua adalah UMKM yang mampu mengelola kewajiban tepat waktu, ketiga yakni UMKM yang mampu mengelola kewajiban disesuaikan dengan situasi dan kondisi. Serta peringkat empat adalah UMKM dengan kemampuan keuangan yang sangat lemah,” ungkapnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kapolda Jateng Cek Kondisi...
Kapolda Jateng Cek Kondisi 3 Tersangka Perampokan Warung Bank Pelat Merah
Tetapkan 3 Tersangka,...
Tetapkan 3 Tersangka, Bareskrim Sita 140 Rumah terkait Korupsi KPR BPD Jateng
Ganjar Luncurkan Kredit...
Ganjar Luncurkan Kredit Gerakan Pemuda dan Bima Mobile Bank Jateng untuk Mudahkan Masyarakat
Bank Jateng Friendship...
Bank Jateng Friendship Run, Warga Makassar Antusias Lari Bareng Ganjar
Kejagung Tangkap Buronan...
Kejagung Tangkap Buronan Kasus Dugaan Korupsi Bank Jateng
Atasi Kredit Macet,...
Atasi Kredit Macet, Bank Jateng Libatkan KPK
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
1 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
2 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
2 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
3 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
4 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
4 jam yang lalu
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved