Inflasi Februari turun, rupiah jeda siang menguat
Senin, 03 Maret 2014 - 12:19 WIB
Inflasi Februari turun, rupiah jeda siang menguat
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada siang ini menguat setelah rilis inflasi Februari menurun menjadi 0,26 persen dibanding bulan sebelumnya 1,07 persen.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.575 per USD atau menguat dibanding pembukaan pagi tadi di level Rp11.620 per USD. Posisi siang ini terapresiasi dibanding penutupan akhir pekan lalu di level Rp11.610 per USD.
Data yahoofinance mencatat mata uang domestik siang hari ini masih berada di level Rp11.660 per USD. Posisi ini melempem dibanding perdagangan akhir pekan lalu di level Rp11.610 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada perdagangan siang awal pekan ini masih sama dengan pembukaan pagi tadi pada level Rp11.663 per USD. Posisi ini mendatar dengan penutupan hari sebelumnya di level Rp11.664 per USD.
Sedangkan posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.596 per USD atau menguat 38 poin dibanding penutupan Jumat (28/2/2014) di level Rp11.634 per USD.
Sementara menguatnya rupiah siang ini di tengah terkoreksinya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir sesi I perdagangan. IHSG melorot 46,73 poin atau 1,01 persen ke level 4.573,48.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,67 triliun dengan 2,00 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp66,84 miliar. Tercatat 90 saham naik, 189 saham melemah dan 65 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.575 per USD atau menguat dibanding pembukaan pagi tadi di level Rp11.620 per USD. Posisi siang ini terapresiasi dibanding penutupan akhir pekan lalu di level Rp11.610 per USD.
Data yahoofinance mencatat mata uang domestik siang hari ini masih berada di level Rp11.660 per USD. Posisi ini melempem dibanding perdagangan akhir pekan lalu di level Rp11.610 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada perdagangan siang awal pekan ini masih sama dengan pembukaan pagi tadi pada level Rp11.663 per USD. Posisi ini mendatar dengan penutupan hari sebelumnya di level Rp11.664 per USD.
Sedangkan posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.596 per USD atau menguat 38 poin dibanding penutupan Jumat (28/2/2014) di level Rp11.634 per USD.
Sementara menguatnya rupiah siang ini di tengah terkoreksinya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir sesi I perdagangan. IHSG melorot 46,73 poin atau 1,01 persen ke level 4.573,48.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,67 triliun dengan 2,00 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing mencapai Rp66,84 miliar. Tercatat 90 saham naik, 189 saham melemah dan 65 saham stagnan.
(rna)