Tertutup kabut, penerbangan di Adi Soemarmo tertunda
Selasa, 04 Maret 2014 - 13:08 WIB
Tertutup kabut, penerbangan di Adi Soemarmo tertunda
A
A
A
Sindonews.com - PT Angkasa Pura I (AP I) Bandara Internasional Adi Soemarmo, Boyolali, kembali menutup operasional pagi hari ini. Karena landasan pacu bandara tersebut tertutup kabut tebal.
Asisten Operasional PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo, Rini Sri rahayu mengatakan, penutupan dilakukan mulai pukul 07.00 WIB. Ketika jarak pandang landasan pacu bandara itu kurang dari satu kilometer. Sehingga tidak memungkinkan untuk digunakan pesawat naik ataupun mendarat.
Menurutnya, standar keamanan yang ditetapkan untuk pesawat mendarat ataupun naik adalah sekitar 5.000 meter. "Ini karena faktor keamanan, ketika itu kabut yang menyelimuti bandara cukup tebal sehingga terpaksa kami tutup sementara," ucapnya, Selasa (4/3/2014).
Akibat penutupan itu, ada beberapa pesawat yang ditunda kedatangan dan keberangkatannya. Sehingga pesawat yang bersangkutan harus menyesuaikan jadwal untuk pemberangkatan ulang. Meskipun demikian, dia menegaskan sebelum ditutup, tiga penerbangan sudah berhasil dilakukan dari Bandara.
Penerbangan itu diantaranya Garuda Indonesia dan Lion Air tujuan Jakarta. Selain itu ada satu penerbangan Kalstar Aviation menuju Balikpapan. "Yang sempat tertahan ada satu yakni Sriwijaya tujuan Jakarta. Sedangkan ada beberapa yang tertahan untuk turun," jelasnya.
Bandara Adi Soemarmo akhirnya kembali di buka kembali pada Selasa siang setelah cuaca di sekitar Bandara membaik. Selain itu menurutnya jarak pandang pada landasan pacu itu juga kembali normal tanpa halangan.
Sementara, Sales Manager Garuda Indonesia Solo, Endhy Latief mengatakan beberapa pesawat milik maskpai tersebut harus delay. Selain itu, satu pesawat harus berkeliling di udara menunggu cuaca aman, sebelum akhirnya bandara kembali dibuka.
"Penerbangan pertamaa Pukul 06.05 WIB, sudah berhasil, namun setelah itu malah bandara tertutup kabut tebal," pungkasnya.
Asisten Operasional PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo, Rini Sri rahayu mengatakan, penutupan dilakukan mulai pukul 07.00 WIB. Ketika jarak pandang landasan pacu bandara itu kurang dari satu kilometer. Sehingga tidak memungkinkan untuk digunakan pesawat naik ataupun mendarat.
Menurutnya, standar keamanan yang ditetapkan untuk pesawat mendarat ataupun naik adalah sekitar 5.000 meter. "Ini karena faktor keamanan, ketika itu kabut yang menyelimuti bandara cukup tebal sehingga terpaksa kami tutup sementara," ucapnya, Selasa (4/3/2014).
Akibat penutupan itu, ada beberapa pesawat yang ditunda kedatangan dan keberangkatannya. Sehingga pesawat yang bersangkutan harus menyesuaikan jadwal untuk pemberangkatan ulang. Meskipun demikian, dia menegaskan sebelum ditutup, tiga penerbangan sudah berhasil dilakukan dari Bandara.
Penerbangan itu diantaranya Garuda Indonesia dan Lion Air tujuan Jakarta. Selain itu ada satu penerbangan Kalstar Aviation menuju Balikpapan. "Yang sempat tertahan ada satu yakni Sriwijaya tujuan Jakarta. Sedangkan ada beberapa yang tertahan untuk turun," jelasnya.
Bandara Adi Soemarmo akhirnya kembali di buka kembali pada Selasa siang setelah cuaca di sekitar Bandara membaik. Selain itu menurutnya jarak pandang pada landasan pacu itu juga kembali normal tanpa halangan.
Sementara, Sales Manager Garuda Indonesia Solo, Endhy Latief mengatakan beberapa pesawat milik maskpai tersebut harus delay. Selain itu, satu pesawat harus berkeliling di udara menunggu cuaca aman, sebelum akhirnya bandara kembali dibuka.
"Penerbangan pertamaa Pukul 06.05 WIB, sudah berhasil, namun setelah itu malah bandara tertutup kabut tebal," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :