UU Minerba sumbang defisit neraca perdagangan

Selasa, 04 Maret 2014 - 16:40 WIB
UU Minerba sumbang defisit...
UU Minerba sumbang defisit neraca perdagangan
A A A
Sindonews.com - Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi mengaku sudah memprediksi, bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2014 akan defisit hingga USD430,6 juta.

Dia menilai, UU No 4/2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba) yang mengatur larangan ekspor mineral mentah menjadi salah satu penyebab terjadinya defisit neraca perdagangan tersebut.

"Defisit perdagangan memang sudah kami perkirakan, karena Januari 2014 adalah bulan pertama Indonesia tidak lagi mengekspor mineral mentah," ujarnya, Selasa (4/3/2014).

Menurutnya, selain larangan ekspor mineral mentah, penurunan harga komoditas seperti batu bara sebesar 12,0 persen, ikan 20,2 persen, karet 29,5 persen, dan kopi sebesar 15,6 persen juga menjadi pemicu terjadinya defisit neraca perdagangan.

Namun, lanjut Lutfi, defisit neraca perdagangan yang terjadi lebih kecil dibanding perkiraan sebelumnya yang mencapai USD700 sampai USD800 juta. Bahkan, Mendag mengklaim hal tersebut dikarenakan struktur perdagangan Indonesia yang semakin kuat.

"Kalau kita bisa pertahankan terus struktur perdagangan yang sehat ini, mudah-mudahan kita tidak perlu terlalu khawatir lagi dengan penurunan harga komoditas dunia dan semakin siap menyongsong ASEAN Economic Community (AEC)," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Neraca Perdagangan Indonesia...
Neraca Perdagangan Indonesia pada Januari 2025 Catat Surplus USD 3,45 Miliar
Neraca Perdagangan Agustus...
Neraca Perdagangan Agustus 2024 Surplus
Top! Surplus Neraca...
Top! Surplus Neraca Dagang Tertinggi Sejak 9 Tahun Terakhir
Januari - November 2020,...
Januari - November 2020, Neraca Perdagangan Jatim Defisit
Juara Lawan AS, Neraca...
Juara Lawan AS, Neraca Dagang RI Keok dengan Thailand
Ekspor Terus Turun,...
Ekspor Terus Turun, Ekonom Khawatir Akan Ada PHK Massal
Berita Terkini
Bea Cukai Papua Fasilitasi...
Bea Cukai Papua Fasilitasi dan Gerakkan Ekonomi Daerah, dari PSN hingga UMKM
1 jam yang lalu
AS Ancam Tarif 100%...
AS Ancam Tarif 100% Bagi Pembeli Minyak Rusia, China Meradang dan Siapkan Pembalasan
1 jam yang lalu
Sukses Teknologi Perluas...
Sukses Teknologi Perluas Distribusi DWAY, PT Delta Perkuat Akses Produk Resmi
2 jam yang lalu
IHSG Melompat di Sesi...
IHSG Melompat di Sesi Siang, Sentuh Level 6.228 dengan Transaksi Rp8,2 Triliun
2 jam yang lalu
Matikan Selat Hormuz!...
Matikan Selat Hormuz! AS dan Irak Deal Bangun Jalur Pipa Minyak Senilai Rp1.074 triliun
4 jam yang lalu
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
4 jam yang lalu
Infografis
HGU 100 Tahun Dipermasalahkan,...
HGU 100 Tahun Dipermasalahkan, UU IKN Digugat Warga Dayak ke MK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved