Reksa dana saham berpotensi berikan return tinggi
Selasa, 04 Maret 2014 - 17:07 WIB
Reksa dana saham berpotensi berikan return tinggi
A
A
A
Sindonews.com - Kinerja reksa dana saham masih menjadi unggulan dibandingkan dengan kinerja reksa dana lainnya.
Menurut analis riset PT Infovesta Utama Vilia Wati, seiring dengan rilis indikator makro ekonomi yang cenderung membaik dan aliran dana asing yang masuk ke pasar modal domestik, kinerja pasar modal Indonesia berpotensi kembali pulih. Pasar saham yang lebih agresif berpotensi bergerak lebih cepat.
“Sehingga, reksa dana saham diperkirakan dapat memberikan imbal hasil (return) yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis lainnya,” kata Vilia, Selasa (4/3/2014).
Sementara itu, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total dana kelolaan (Asset Under Manajement/AUM) reksa dana pada akhir Februari 2014 sebesar Rp198,48 triliun atau naik tipis 3,1 persen dibanding total AUM pada akhir Januari 2014 sebesar Rp192,69 triliun.
Sedangkan jumlah unit penyertaan sedikit menurun dari 124,56 miliar menjadi 124,30 miliar.
Menurut dia, kenaikan dana kelolaan reksa dana di bulan Februari lalu diduga ditopang oleh kinerja mayoritas reksa dana yang mencatatkan kinerja positif ditopang oleh kenaikan aset dasarnya.
“Meski demikian, penurunan jumlah unit penyertaan umumnya disebabkan oleh penarikan dana oleh investor salah satunya untuk profit taking, dibubarkannya beberapa reksa dana atau terdapat reksa dana yang jatuh tempo (umumnya jenis terproteksi),” papar Vilia.
Menurut analis riset PT Infovesta Utama Vilia Wati, seiring dengan rilis indikator makro ekonomi yang cenderung membaik dan aliran dana asing yang masuk ke pasar modal domestik, kinerja pasar modal Indonesia berpotensi kembali pulih. Pasar saham yang lebih agresif berpotensi bergerak lebih cepat.
“Sehingga, reksa dana saham diperkirakan dapat memberikan imbal hasil (return) yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis lainnya,” kata Vilia, Selasa (4/3/2014).
Sementara itu, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total dana kelolaan (Asset Under Manajement/AUM) reksa dana pada akhir Februari 2014 sebesar Rp198,48 triliun atau naik tipis 3,1 persen dibanding total AUM pada akhir Januari 2014 sebesar Rp192,69 triliun.
Sedangkan jumlah unit penyertaan sedikit menurun dari 124,56 miliar menjadi 124,30 miliar.
Menurut dia, kenaikan dana kelolaan reksa dana di bulan Februari lalu diduga ditopang oleh kinerja mayoritas reksa dana yang mencatatkan kinerja positif ditopang oleh kenaikan aset dasarnya.
“Meski demikian, penurunan jumlah unit penyertaan umumnya disebabkan oleh penarikan dana oleh investor salah satunya untuk profit taking, dibubarkannya beberapa reksa dana atau terdapat reksa dana yang jatuh tempo (umumnya jenis terproteksi),” papar Vilia.
(rna)
Lihat Juga :