PNM dorong UMK rambah bisnis online
Rabu, 05 Maret 2014 - 11:33 WIB
PNM dorong UMK rambah bisnis online
A
A
A
Sindonews.com - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mendorong usaha mikro dan kecil (UMK) merambah bisnis online atau e-commerce agar mampu bersaing di tengah perkembangan sistem ekonomi digital.
Pemimpin PNM cabang Tasikmalaya Tirta Prasetia mengatakan, perkembangan dunia maya, yang berbasis teknologi internet menjadikan bisnis online atau e-commerce sebagai fenomena saat ini.
Pertumbuhannya begitu pesat dan membuat persaingan bisnis di segala lini menjadi begitu ketat.
“Bisnis e-commerce ini bisa menjadi peluang bagi pengusaha yang melek teknologi, tetapi sebaliknya bisa jadi bumerang bagi pebisnis yang gagap teknologi,” tutur dia dalam rilisnya, Rabu (5/3/2014).
Menurut Tirta, cukup banyak pelaku usaha di Tanah Air yang telah mengadopsi konsep e-commerce dalam menjalankan bisnisnya. Namun, lebih banyak lagi yang belum memahami paradigma sistem ekonomi digital tersebut, di mana mayoritas adalah pelaku UMK.
“Karenanya agar UMK tidak hanya menjadi pelengkap atau penonton dari booming e-commerce, PNM melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) aktif melakukan pelatihan dan pengenalan konsep bisnis online kepada para pelaku UMK nasabah ULaMM,” tutur dia.
Direktur Bisnis Mikro I PNM M. Lukman Rizal menuturkan, seiring meningkatnya pertumbuhan ekonomi dan kemajuan teknologi digital, pola kehidupan masyarakat turut mengalami perkembangan. Teknologi saat ini telah memanjakan manusia dan menciptakan gaya hidup yang menuntut segala sesuatunya serba cepat dan praktis.
“Untuk itu PNM mendorong nasabah ULaMM untuk melakukan transformasi, dari bisnis offline menuju bisnis online atau e-commerce,” ujar dia.
Pemimpin PNM cabang Tasikmalaya Tirta Prasetia mengatakan, perkembangan dunia maya, yang berbasis teknologi internet menjadikan bisnis online atau e-commerce sebagai fenomena saat ini.
Pertumbuhannya begitu pesat dan membuat persaingan bisnis di segala lini menjadi begitu ketat.
“Bisnis e-commerce ini bisa menjadi peluang bagi pengusaha yang melek teknologi, tetapi sebaliknya bisa jadi bumerang bagi pebisnis yang gagap teknologi,” tutur dia dalam rilisnya, Rabu (5/3/2014).
Menurut Tirta, cukup banyak pelaku usaha di Tanah Air yang telah mengadopsi konsep e-commerce dalam menjalankan bisnisnya. Namun, lebih banyak lagi yang belum memahami paradigma sistem ekonomi digital tersebut, di mana mayoritas adalah pelaku UMK.
“Karenanya agar UMK tidak hanya menjadi pelengkap atau penonton dari booming e-commerce, PNM melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) aktif melakukan pelatihan dan pengenalan konsep bisnis online kepada para pelaku UMK nasabah ULaMM,” tutur dia.
Direktur Bisnis Mikro I PNM M. Lukman Rizal menuturkan, seiring meningkatnya pertumbuhan ekonomi dan kemajuan teknologi digital, pola kehidupan masyarakat turut mengalami perkembangan. Teknologi saat ini telah memanjakan manusia dan menciptakan gaya hidup yang menuntut segala sesuatunya serba cepat dan praktis.
“Untuk itu PNM mendorong nasabah ULaMM untuk melakukan transformasi, dari bisnis offline menuju bisnis online atau e-commerce,” ujar dia.
(rna)
Lihat Juga :