Angka defisit APBD Jeneponto lampaui ambang batas

Rabu, 19 Maret 2014 - 19:18 WIB
Angka defisit APBD Jeneponto...
Angka defisit APBD Jeneponto lampaui ambang batas
A A A
Sindonews.com - Defisit anggaran dalam komposisi APBD Jeneponto mencapai titik kronis dan mengkhawatirkan. Pasalnya, angka defisit yang ditetapkan oleh DPRD melampaui ambang batas yang telah ditetapkan.

Angka defisit yang ditetapkan hanya sekitar 4,5 persen dari total APBD yang ditetapkan. Namun, faktanya angka defisit mencapai Rp5,9 miliar atau sekitar Rp40 miliar dari total Rp821 miliar lebih APBD yang ditetapkan.

"Ini yang harus kita pikirkan bersama lantaran defisit APBD mencapai 5,9 persen, melewati ambang batas yang ditetapkan, yang dibenarkan hanya 4,5 persen," kata Bupati Iksan Iskandar, Rabu (19/3/2014).

Meski demikian, Iksan menyadari bahwa defisit anggaran untuk mempercepat pembangunan di Jeneponto. Pembangunan harus digenjot sebagai bagian dari perubahan yang diusungnya, terlebih kondisi Jeneponto yang sangat tertinggal dibandingkan dengan daerah lain di Sulsel.

"Semua warga masyarakat di Jeneponto harus terjamah pembangunnan, APBD harus dirasakan oleh semua lapisan masayarakat, apalagi APBD kita ada kenaikan Rp4 miliar lebih dari APBD sebelumnya," terang mantan Sekkab Jeneponto itu.

Terkait angka defisit yang melampaui ambang batas, anggota DPRD dari Fraksi Hanura, Rasyid Salam Bella mengatakan, angka yang defisit yang dibenarkan menurut anggaran dewan sekitar 6 persen dari total APBD. Makanya, dewan tidak mempermasalahkan tingginya angka defisit sebagai bagian dari percepatan pembangunan.

"Tidak masalah, ini kan percepatan pembangunan untuk Jeneponto, yang masalah justru kalau kita surplus, artinya ada anggaran yang tidak dibelanjakan, kalau defisit artinya masyarakat menikmati lebih dahulu," terang Rasyid.

Hanya saja, angka defisit itu akan ditentukan saat asistensi dengan Pemprov Sulsel. Jika Pemprov menyetujui komposisi itu, maka angka defisit tidak akan bermasalah.

"Kita lihat saat asistensi dengan Pemprov, kalau disetujui berarti tidak ada masalah, apalagi aturannya menurut kita di dewan angka defisit itu 6 persen," pungkasnya.

Namun, jika ditolak oleh Pemprov, DPRD Jeneponto siap melakukan perbaikan untuk menyesuaikan dengan hasil asistensi. "Jika tak disetujui, nanti kita bicarakan ulang bagaimana solusinya," ujar politisi Partai Hanura itu.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Realisasi Serapan APBD...
Realisasi Serapan APBD Asahan Baru Capai 36,8 Persen
APBD Kabupaten Bekasi...
APBD Kabupaten Bekasi 2022 Fokus Pemulihan Ekonomi
Sekjen Kemendagri Dorong...
Sekjen Kemendagri Dorong Pemda Optimalkan Realisasi APBD
Tak Ditampung di APBD...
Tak Ditampung di APBD TA 2022, Janji Dana Korporasi Rp350 Miliar Bupati Simalungun Kandas
Realisasi Target Pendapatan...
Realisasi Target Pendapatan APBD Kendal 2019 Capai 95%
Rapat Koordinasi, Mendagri...
Rapat Koordinasi, Mendagri Tekankan Realisasi APBD
Berita Terkini
Zero ODOL Dinilai Jadi...
Zero ODOL Dinilai Jadi Titik Awal Perkuat Keselamatan Transportasi
6 menit yang lalu
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
16 menit yang lalu
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki...
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau RI-Singapura
56 menit yang lalu
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
1 jam yang lalu
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
1 jam yang lalu
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
2 jam yang lalu
Infografis
Di Ambang Perang, India...
Di Ambang Perang, India Borong 26 Jet Tempur Rafale
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved