Bank Jatim targetkan 200 ribu pengguna SMS Banking
Jum'at, 21 Maret 2014 - 19:13 WIB
Bank Jatim targetkan 200 ribu pengguna SMS Banking
A
A
A
Sindonews.com - Bank Jatim menargetkan 200 ribu nasabahnya menggunakan fasilitas short massage servic (SMS) untuk bertransaksi selama 2014.
"Kami targetkan 200 ribu nasabah akan menggunakan SMS Banking dalam tahun ini," kata Direktur Utama Bank Jatim, Hadi Sukrianto di kantornya, Jumat (21/3/2014).
Dalam transaksi ini, fasilitas SMS Banking Bank Jatim akan melayani transaksi hingga Rp10 juta. Batasan maksimal ini diterapkan dengan tujuan untuk keamanan saat transaksi. Sebab, sisitem ini juga bisa dipakai untuk pengiriman ke Bank lain selain Bank Jatim. Sehingga, Bank Jatim bisa mengirimkan uang ke Bank lain lewat SMS.
Sistem ini, lanjut dia, memang tidak sebagus kebijakan yang dimiliki Bank BCA. Di mana Bank BCA telah menggunakan sistem SMS Banking sejak lama, sedangkan Bank Jatim baru memulai karena kebutuhan yang terus mendesak.
"Kami ingin nasabah bisa mengiriman uang melalui hanphone. Mereka bisa berada di mana saja untuk bertransaksi," ujarnya.
SMS Banking merupakan inovasi pengembangan dari kode 3388 menjadi 3366. Dengan perubahan ini, Hadi yakin memiliki fitur-fitur lebih lengkap. Fitur ini akan membuat nasabah semakin senang melakukan transaksi.
Sistem ini diberlakukan sejak Bank Jatim memperoleh izin operasional Bank Indonesia (BI) pada Desember lalu. Selama tiga bulan, fasilitas ini telah dipergunakan sekitar 15.000 nasabah.
Fasilitas ini bisa dipergunakan untuk mendapatkan informasi suku bunga, saldo rekening, mutasi rekening, informasi kode Bank, pembelian pulsa, PLN Prabayar, pembayaran pulsa hanphone pasca bayar. Selain itu juga bisa untu tagihan PDAM, tagihan internet, TV berbayar, multi finance, SPP, PKB, PBB, tiket pesawat, tiket kreta api, transfer antar Bank Jatim dan Bank lain.
"Kami yakin jumlah pemakai fasilitas ini akan mengalami peningkatan. Kita membidik semua lapisan masyarakat," papar Hadi.
Direktur Operasional Bank Jatim, Eko Antono mengatakan, selain SMS Banking, Bank Jatim pada tahun ini mengeluarkan kartu flazz Bank Jatim. Bahkan, Juni mendatang akan dikeluarkan internet Banking dan Mobile Banking. Ini dilakukan supaya nasabah semakin puas dalam bertransaksi.
"Kalau internet inikan yang memakai kelas menengah ke atas. Jadi kita juga fokus membidik keberadaan mereka," katanya.
Untuk SMS Banking, nasabah akan dikenakan biaya administrasi sebesar Rp5.000, sedangkan internet dan Mobile Banking bisa dipakai secara gratis.
"Internet Banking Bank Jatim, Priority Banking akan lebih canggih. Di sana akan dikenalkan pengembangan fitur fund transfer, EDC, dan host to host," ungkap dia.
Bagi nasabah yang sering melakukan transaksi, Bank Jatim akan memberikan hadiah. Mereka bisa mengikuti undian yang dilakukan. Namun, proses undian akan dilakukan dengan waktu tertentu.
"Kan tidak mungkin undian setiap bulan, ada waktu tertentu supaya konsumen bisa mendapatkan hadiah," terang Djoko Lesmono selaku Direktur Bisnis, Menengah & Korporasi Bank Jatim.
"Kami targetkan 200 ribu nasabah akan menggunakan SMS Banking dalam tahun ini," kata Direktur Utama Bank Jatim, Hadi Sukrianto di kantornya, Jumat (21/3/2014).
Dalam transaksi ini, fasilitas SMS Banking Bank Jatim akan melayani transaksi hingga Rp10 juta. Batasan maksimal ini diterapkan dengan tujuan untuk keamanan saat transaksi. Sebab, sisitem ini juga bisa dipakai untuk pengiriman ke Bank lain selain Bank Jatim. Sehingga, Bank Jatim bisa mengirimkan uang ke Bank lain lewat SMS.
Sistem ini, lanjut dia, memang tidak sebagus kebijakan yang dimiliki Bank BCA. Di mana Bank BCA telah menggunakan sistem SMS Banking sejak lama, sedangkan Bank Jatim baru memulai karena kebutuhan yang terus mendesak.
"Kami ingin nasabah bisa mengiriman uang melalui hanphone. Mereka bisa berada di mana saja untuk bertransaksi," ujarnya.
SMS Banking merupakan inovasi pengembangan dari kode 3388 menjadi 3366. Dengan perubahan ini, Hadi yakin memiliki fitur-fitur lebih lengkap. Fitur ini akan membuat nasabah semakin senang melakukan transaksi.
Sistem ini diberlakukan sejak Bank Jatim memperoleh izin operasional Bank Indonesia (BI) pada Desember lalu. Selama tiga bulan, fasilitas ini telah dipergunakan sekitar 15.000 nasabah.
Fasilitas ini bisa dipergunakan untuk mendapatkan informasi suku bunga, saldo rekening, mutasi rekening, informasi kode Bank, pembelian pulsa, PLN Prabayar, pembayaran pulsa hanphone pasca bayar. Selain itu juga bisa untu tagihan PDAM, tagihan internet, TV berbayar, multi finance, SPP, PKB, PBB, tiket pesawat, tiket kreta api, transfer antar Bank Jatim dan Bank lain.
"Kami yakin jumlah pemakai fasilitas ini akan mengalami peningkatan. Kita membidik semua lapisan masyarakat," papar Hadi.
Direktur Operasional Bank Jatim, Eko Antono mengatakan, selain SMS Banking, Bank Jatim pada tahun ini mengeluarkan kartu flazz Bank Jatim. Bahkan, Juni mendatang akan dikeluarkan internet Banking dan Mobile Banking. Ini dilakukan supaya nasabah semakin puas dalam bertransaksi.
"Kalau internet inikan yang memakai kelas menengah ke atas. Jadi kita juga fokus membidik keberadaan mereka," katanya.
Untuk SMS Banking, nasabah akan dikenakan biaya administrasi sebesar Rp5.000, sedangkan internet dan Mobile Banking bisa dipakai secara gratis.
"Internet Banking Bank Jatim, Priority Banking akan lebih canggih. Di sana akan dikenalkan pengembangan fitur fund transfer, EDC, dan host to host," ungkap dia.
Bagi nasabah yang sering melakukan transaksi, Bank Jatim akan memberikan hadiah. Mereka bisa mengikuti undian yang dilakukan. Namun, proses undian akan dilakukan dengan waktu tertentu.
"Kan tidak mungkin undian setiap bulan, ada waktu tertentu supaya konsumen bisa mendapatkan hadiah," terang Djoko Lesmono selaku Direktur Bisnis, Menengah & Korporasi Bank Jatim.
(izz)
Lihat Juga :