BTPN tetap fokus garap mass market
Jum'at, 21 Maret 2014 - 19:31 WIB
BTPN tetap fokus garap mass market
A
A
A
Sindonews.com - Daya Head PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN), David Freddyanto mengatakan, BTPN sangat konsisten dan fokus menggenjot pasar kepada masyarakat berpenghasilan rendah serta usaha mikro dan kecil (mass market).
Menurutnya, mass market tak sekadar akses keuangan, tapi juga penting pelatihan dan pendampingan. "Peran uang untuk modal usaha, tapi pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan kapasitas mereka yang out put-nya usaha mereka tumbuh dan berkelanjutan," kata dia, Jumat (21/3/2014).
Optimis dengan mass market ini, pihaknya mengembangkan Program Daya. "Ini program pemberdayaan mass market terukur dan berkelanjutan menjadi Unique Value Proposition (UVP) dari BTPN," ujarnya.
Daya ini diterapkan pada empat unit bisnis BTPN, seperti BTPN Purna Bakti (unit melayani nasabah pensiun), BTPN Mitra Usaha Rakyat (bisnis melayani pelaku usaha mikro dan kecil) BTPN Syariah (melayani nasabah dari komunitas pra sejahtera produktif), dan BTPN Sinaya (bisnis pendanaan).
"Progranm Daya ini, BTPN tidak hanya membuat nasabah punya akses finansial, tapi sekaligus menciptakan masyarakat melek finansial," katanya.
Sehingga, lanjut David, masyarakat mampu mengelola keuangan mereka dalam menumbuhkembangkan usahanya. "Itu target Program Daya BTPN ini," ucapnya.
Sementara, penelitian Manajemen dan Bisnis BTPN pada Februari 2013 menunjukan korelasi positif antara frekuensi mengikuti program pelatihan dengan peningkatan omzet dan penurunan biaya operasional nasabah.
"Dan nasabah yang disiplin mempraktikkan pelatihan keuangan dalam mengelola usahanya, pasti langsung rasakan manfaat pelatihan Program Daya ini," kata dia.
Menurutnya, mass market tak sekadar akses keuangan, tapi juga penting pelatihan dan pendampingan. "Peran uang untuk modal usaha, tapi pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan kapasitas mereka yang out put-nya usaha mereka tumbuh dan berkelanjutan," kata dia, Jumat (21/3/2014).
Optimis dengan mass market ini, pihaknya mengembangkan Program Daya. "Ini program pemberdayaan mass market terukur dan berkelanjutan menjadi Unique Value Proposition (UVP) dari BTPN," ujarnya.
Daya ini diterapkan pada empat unit bisnis BTPN, seperti BTPN Purna Bakti (unit melayani nasabah pensiun), BTPN Mitra Usaha Rakyat (bisnis melayani pelaku usaha mikro dan kecil) BTPN Syariah (melayani nasabah dari komunitas pra sejahtera produktif), dan BTPN Sinaya (bisnis pendanaan).
"Progranm Daya ini, BTPN tidak hanya membuat nasabah punya akses finansial, tapi sekaligus menciptakan masyarakat melek finansial," katanya.
Sehingga, lanjut David, masyarakat mampu mengelola keuangan mereka dalam menumbuhkembangkan usahanya. "Itu target Program Daya BTPN ini," ucapnya.
Sementara, penelitian Manajemen dan Bisnis BTPN pada Februari 2013 menunjukan korelasi positif antara frekuensi mengikuti program pelatihan dengan peningkatan omzet dan penurunan biaya operasional nasabah.
"Dan nasabah yang disiplin mempraktikkan pelatihan keuangan dalam mengelola usahanya, pasti langsung rasakan manfaat pelatihan Program Daya ini," kata dia.
(izz)
Lihat Juga :