Laba bersih 2013 LPCK tumbuh 45,12%
Jum'at, 28 Maret 2014 - 17:47 WIB
Laba bersih 2013 LPCK tumbuh 45,12%
A
A
A
Sindonews.com - PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) sepanjang 2013 berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp590,62 miliar melonjak 45,11 persen dari 2012 sebesar Rp407,02 miliar.
Kenaikan laba bersih tersebut didorong oleh meningkatnya pendapatan usaha menjadi Rp1,32 triliun. Pendapatan tersebut naik hingga 31,08 persen dibandingkan dengan pendapatan tahun sebelumnya sebesar Rp1,1 triliun.
Presiden Direktur LPCK, Meow Chong Loh mengatakan, penyumbang pendapatan terbesar dari penjualan Tanah Industri dan Komersial sebesar Rp808,23 miliar. "Nilai ini naik 30,6 persen dari tahun sebelumnya Rp618,84 miliar," ujarnya dalam siaran pers, Jumat (28/3/2014).
Sementara laba kotor meningkat dari 2012 sebesar Rp520,27 miliar menjadi sebesar Rp742,72 miliar, diikuti kenaikan beban pokok penjualan Rp492,79 miliar menjadi Rp585,19 miliar di 2013.
Perseroan juga mencatat kewajiban sebesar Rp2,03 triliun pada 2013 atau naik 26.91 persen dibanding posisi 2012 sebesar Rp1,60 triliun. Sementara ekuitas perseroan pada 2013 mencapai Rp1,82 triliun naik 48,08 persen dari tahun sebelumnya yaitu Rp1,23 triliun. Sementara laba per saham meningkat menjadi Rp848,59 per saham.
Lippo Cikarang yang memiliki luas kurang lebih 3.000 hektare (ha) adalah sebuah urban development (pengemang kota) dengan basis ekonomi industri (light industry-kawasan industri yang bebas polusi suara dan udara), dimana saat ini telah beroperasi sekitar 820 industri di kawasan ini dengan total pekerja yang beraktivitas bisnis setiap harinya sekitar 350.000 orang. Hingga saat ini perseroan sudah berhasil membangun sekitar 14.000 unit rumah dengan total penghuni lebih 40.000 jiwa.
Kenaikan laba bersih tersebut didorong oleh meningkatnya pendapatan usaha menjadi Rp1,32 triliun. Pendapatan tersebut naik hingga 31,08 persen dibandingkan dengan pendapatan tahun sebelumnya sebesar Rp1,1 triliun.
Presiden Direktur LPCK, Meow Chong Loh mengatakan, penyumbang pendapatan terbesar dari penjualan Tanah Industri dan Komersial sebesar Rp808,23 miliar. "Nilai ini naik 30,6 persen dari tahun sebelumnya Rp618,84 miliar," ujarnya dalam siaran pers, Jumat (28/3/2014).
Sementara laba kotor meningkat dari 2012 sebesar Rp520,27 miliar menjadi sebesar Rp742,72 miliar, diikuti kenaikan beban pokok penjualan Rp492,79 miliar menjadi Rp585,19 miliar di 2013.
Perseroan juga mencatat kewajiban sebesar Rp2,03 triliun pada 2013 atau naik 26.91 persen dibanding posisi 2012 sebesar Rp1,60 triliun. Sementara ekuitas perseroan pada 2013 mencapai Rp1,82 triliun naik 48,08 persen dari tahun sebelumnya yaitu Rp1,23 triliun. Sementara laba per saham meningkat menjadi Rp848,59 per saham.
Lippo Cikarang yang memiliki luas kurang lebih 3.000 hektare (ha) adalah sebuah urban development (pengemang kota) dengan basis ekonomi industri (light industry-kawasan industri yang bebas polusi suara dan udara), dimana saat ini telah beroperasi sekitar 820 industri di kawasan ini dengan total pekerja yang beraktivitas bisnis setiap harinya sekitar 350.000 orang. Hingga saat ini perseroan sudah berhasil membangun sekitar 14.000 unit rumah dengan total penghuni lebih 40.000 jiwa.
(gpr)