Inflasi pada April diperkirakan minus 0,02%
Sabtu, 29 Maret 2014 - 11:59 WIB
Inflasi pada April diperkirakan minus 0,02%
A
A
A
Sindonews.com - Kepala Ekonom Bank Mandiri Destry Damayanti memperkirakan inflasi pada April mendatang akan stabil dan hanya minus 0,02 persen. Hal tersebut salah satunya dipengaruhi harga komoditas pangan yang mengalami deflasi cukup besar.
“Perkiraan inflasi minus 0,02 persen dari deflasi. Terus faktornya dari pangan ya dari makanan, deflasinya masih cukup besar,” ujarnya ketika dihubungi Sindonews, Sabtu (29/3/2014).
Selain itu, lanjut Destry, peristiwa banjir yang terjadi pada Februari lalu tidak terlalu mempengaruhi tren inflasi di bulan April ini. Terlebih sepanjang Januari hingga Februari, rupiah mengalami apresiasi yang cukup besar.
“Ada beberapa banjir segala macam itu sudah enggak terlalu impact ya. Enggak separah bulan Februari, harga masih relatif turun,” paparnya.
Senada dengan Destry, analis pasar keuangan dari Bank Mandiri Reny Eka Putri menilai kenaikan yang terjadi pada harga komoditas pangan tidak terlalu signifikan mempengaruhi tren inflasi pada April mendatang.
"Inflasi di bulan mendatang akan cukup stabil. Dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) beberapa waktu lalu sudah tidak mempengaruhi. Bahkan, dampak BBM industri ke komoditas pun tidak besar," tandasnya.
“Perkiraan inflasi minus 0,02 persen dari deflasi. Terus faktornya dari pangan ya dari makanan, deflasinya masih cukup besar,” ujarnya ketika dihubungi Sindonews, Sabtu (29/3/2014).
Selain itu, lanjut Destry, peristiwa banjir yang terjadi pada Februari lalu tidak terlalu mempengaruhi tren inflasi di bulan April ini. Terlebih sepanjang Januari hingga Februari, rupiah mengalami apresiasi yang cukup besar.
“Ada beberapa banjir segala macam itu sudah enggak terlalu impact ya. Enggak separah bulan Februari, harga masih relatif turun,” paparnya.
Senada dengan Destry, analis pasar keuangan dari Bank Mandiri Reny Eka Putri menilai kenaikan yang terjadi pada harga komoditas pangan tidak terlalu signifikan mempengaruhi tren inflasi pada April mendatang.
"Inflasi di bulan mendatang akan cukup stabil. Dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) beberapa waktu lalu sudah tidak mempengaruhi. Bahkan, dampak BBM industri ke komoditas pun tidak besar," tandasnya.
(dmd)
Lihat Juga :