Harga emas global menuju penurunan bulanan pertama
Senin, 31 Maret 2014 - 12:03 WIB
Harga emas global menuju penurunan bulanan pertama
A
A
A
Sindonews.com - Harga emas global menuju penurunan bulanan pertama sepanjang tahun ini sebagai tanda pulihnya ekonomi Amerika Serikat (AS) seiring dengan kebijakan the Fed, yang telah melakukan pemangkasan stimulus.
Harga emas untuk pengiriman segera diperdagangan pada harga USD1.297,30 per ons pada pagi tadi di Singapura. Sementara harga emas sempat jatuh ke harga Rp1.285,82 dan berakhir di harga USD1.295,23 per ons pada 29 Maret 2013. Harga itu merupakan terendah sejak 12 Februari tahun ini.
Kendati begitu, harga emas telah menguat 8 persen sepanjang tahun ini dan mencapai harga tertinggi enam bulan pada 17 Maret lalu dipicu aneksasi Rusia atas Rusia.
Adapun harga emas pada bulan ini terkoreksi 2,2 persen menyusul data ekonomi AS, termasuk pesanan barang tahan lama yang di bawah perkiraan. Di sisi lain, Gubernur the Fed Janet Yellen menyatakan bahwa program pemangkasan stimulus kemungkinan akan berakhir pada tahun ini dan akan menaikkan suku bunga pada 2015.
"Yellen menyinggung kenaikan suku bunga, sehingga menekan harga emas. Tetapi investor harus ingat bahwa data ekonomi AS yang membaik saat ini masih jauh dari kuat," kata ekonom Everbright Futures Co, Sun Yonggang seperti dilansir Bloomberg, Senin (31/3/2014).
Hal itu ditambah dengan ketegangan geopolitik antara Rusia dan Ukraina yang masih terjadi. Akibatnya, menurut dia, memberi sentimen terhadap emas. Harga emas Comex di New York untuk pengiriman Juni naik 0,2 persen menjadi USD1.297,20 per ons, namun telah menurun 1,9 persen pada bulan Maret.
Harga emas untuk pengiriman segera diperdagangan pada harga USD1.297,30 per ons pada pagi tadi di Singapura. Sementara harga emas sempat jatuh ke harga Rp1.285,82 dan berakhir di harga USD1.295,23 per ons pada 29 Maret 2013. Harga itu merupakan terendah sejak 12 Februari tahun ini.
Kendati begitu, harga emas telah menguat 8 persen sepanjang tahun ini dan mencapai harga tertinggi enam bulan pada 17 Maret lalu dipicu aneksasi Rusia atas Rusia.
Adapun harga emas pada bulan ini terkoreksi 2,2 persen menyusul data ekonomi AS, termasuk pesanan barang tahan lama yang di bawah perkiraan. Di sisi lain, Gubernur the Fed Janet Yellen menyatakan bahwa program pemangkasan stimulus kemungkinan akan berakhir pada tahun ini dan akan menaikkan suku bunga pada 2015.
"Yellen menyinggung kenaikan suku bunga, sehingga menekan harga emas. Tetapi investor harus ingat bahwa data ekonomi AS yang membaik saat ini masih jauh dari kuat," kata ekonom Everbright Futures Co, Sun Yonggang seperti dilansir Bloomberg, Senin (31/3/2014).
Hal itu ditambah dengan ketegangan geopolitik antara Rusia dan Ukraina yang masih terjadi. Akibatnya, menurut dia, memberi sentimen terhadap emas. Harga emas Comex di New York untuk pengiriman Juni naik 0,2 persen menjadi USD1.297,20 per ons, namun telah menurun 1,9 persen pada bulan Maret.
(rna)
Lihat Juga :