Ini kata Hatta soal sanksi LCGC tenggak premium

Rabu, 02 April 2014 - 15:56 WIB
Ini kata Hatta soal...
Ini kata Hatta soal sanksi LCGC tenggak premium
A A A
Sindonews.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Hatta Rajasa menilai pengenaan sanksi penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi bagi mobil murah atau Low Cost Green Car (LCGC) sebaiknya ditujukan untuk individual, bukan perusahaan.

"Sanksi kita targetkan saja kepada pemiliknya. Karena perusahaan telah mendesain mobil dengan oktan number tinggi. Dengan kata lain, menggunakan BBM super atau pertamax," ujar Hatta usai memimpin rapat koordinasi di kantornya, Rabu (2/4/2014).

Karena itu, lanjut dia, sudah sewajarnya kendaraan LCGC tidak menyerbu BBM bersubsidi. Karena mesin mobilnya sendiri sudah didesain untuk oktan number yang tinggi. Dengan oktan number yang tinggi, maka jumlah polusi juga semakin berkurang.

Hatta menambahkan, untuk memberikan subsidi pada BBM negara sudah mengalirkan dana yang mencapai Rp210 triliun. Dan diperkirakan akan membengkak hingga mencapai Rp270 triliun tahun ini.

Hatta menjelaskan, kementeriannya belum membahas terkait sanksi yang akan dikenakan bagi pengguna LCGC yang mengonsumsi BBM bersubsidi. "Kami belum menerima pembahasan apapun mengenai sanksi penyalahgunaan BBM bersubsidi," katanya.

Menurutnya, Kementerian Perekonomian sifatnya hanya koordinator, bukan eksekutor. Hatta mengatakan, kendaraan LCGC tidak boleh menggunakan BBM bersubsidi. LCGC sudah diberikan berbagai macam intensif dan kemudahan.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sambut Diskon Akhir...
Sambut Diskon Akhir Tahun, Ini Harga Terlengkap Mobil LCGC 2022
Mobil Listrik Ancam...
Mobil Listrik Ancam Eksistensi LCGC, Harga Murah Tinggal Kenangan?
5 Alasan Membeli Mobil...
5 Alasan Membeli Mobil LCGC di 2022
Daftar Harga Mobil Murah...
Daftar Harga Mobil Murah yang Tak Lagi Murah: Rincian Lengkap LCGC Juli 2025
Alarm untuk Mobil Rakyat:...
Alarm untuk Mobil Rakyat: Penjualan LCGC Anjlok, Sinyal Bahaya Ekonomi?
Napas Buatan untuk Mobil...
Napas Buatan untuk Mobil Rakyat: Insentif LCGC Diperpanjang di Tengah Penjualan yang Sekarat
Berita Terkini
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
1 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
1 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
2 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
2 jam yang lalu
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
2 jam yang lalu
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
3 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved