Harga buyback emas Antam melejit Rp11.000/gram

Senin, 07 April 2014 - 08:54 WIB
Harga buyback emas Antam...
Harga buyback emas Antam melejit Rp11.000/gram
A A A
Sindonews.com - Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan awal pekan ini naik Rp2.000 per gram setelah pada akhir pekan lalu stagnan.

Dilansir dari situs resmi logammulia.com, Senin (7/4/2014), harga jual emas Antam ukuran 1 gram dibanderol pada harga Rp532.000 per gram dari sebelumnya Rp530.000 per gram. Harga beli kembali (buyback) emas perseroan melonjak Rp11.000 per gram menjadi Rp471.000 per gram dari sebelumnya Rp460.000 per gram.

Harga jual emas ukuran 2 gram dihargai Rp1.024.000, dengan harga per gram Rp512.000. Adapun, harga emas 3 gram dipatok Rp1.518.000 dengan harga Rp506.000 per gram. Harga emas 4 gram senilai Rp2.012.000, dengan harga per gram Rp503.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.515.000 dengan harga per gram dihargai Rp503.000. Harga emas 10 gram dijual Rp4.980.000, dengan harga per gram Rp498.000.

Sementara, harga emas 25 gram Rp12.375.000 dengan harga per gram Rp495.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp24.700.000, dengan harga per gram Rp494.000.

Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp49.350.000, dengan harga per gram Rp492.500. Harga 250 gram mencapai Rp123.250.000, dengan harga per gram Rp493.000. Emas ukuran 500 gram dihargai Rp246.300.000, dengan harga per gram Rp492.600.

Melonjaknya harga buyback emas Antam didorong harga emas global yang mencapai level tertinggi dalam tiga pekan terakhir dipicu data pekerjaan Amerika Serikat (AS) di bawah estimasi, namun diredam spekulasi bahwa the Fed akan meningkatkan laju pemangkasan stimulus.

Data pekerja baru bulanan di AS pada Maret tercatat sebanyak 192 ribu atau di bawah estimasi sebebsar 200 ribu pekerja. Gubernur the Fed Janet Yellen pada pekan lalu menyatakan bahwa pasar tenaga kerja menunjukkan kebijakan akomodatif masih dibutuhkan, namun Ketua the Fed St Louis James Bullard mengisyaratkan bahwa perlambatan inflasi kemungkinan bisa mendorong pembuat kebijakan untuk menangguhkan program stimulus.

"Data tenaga kerja AS baru-baru ini di bawah perkiraan, namun kami meyakini bahwa the Fed akan melanjutkan program stimulus. Dengan melemahnya permintaan dan ekonomi AS yang seperti kembali pada jalurnya, kami mengantisipasi harga emas mulai terkoreksi," kata analis Commonwealth Bank of Australia Lachlan Shaw seperti dikutip dari Bloomberg, Senin (7/4/2014).

Adapun harga emas untuk pengiriman segera pada pukul 08.37 di Singapura diperdagangkan di harga USD1.303,45 per ons dari posisi akhir pekan lalu USD1.303,50 per ons. Sepanjang tahun ini, harga emas sudah naik sebesar 8,5 persen akibat konflik geopolitik antara Ukraina dan Rusia, yang menyebabkan melonjaknya permintaan terhadap logam.

Sementara emas untuk pengiriman Juni diperdagangkan pada harga USD1.303,80 per ons di Comex New York dari sebelumnya USD1.303,50. Adapun SPDR Gold Trust menyatakan asetnya turun pada akhir pekan lalu sejak 7 Maret 2014 menjadi 809,18 metrik ton.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Tak...
Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Minat Masyarakat Berinvestasi Emas
Harga Emas Antam Kembali...
Harga Emas Antam Kembali Meroket, Tembus Rp2,65 Juta per Gram
Harli Siregar: 109 Ton...
Harli Siregar: 109 Ton Emas Antam Asli tapi Ilegal
Harga Emas Terus Meroket...
Harga Emas Terus Meroket Usai Libur Lebaran
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Tembus Rp 14.000
Harga Emas Antam Tembus...
Harga Emas Antam Tembus Rp1 Juta
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
2 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
12 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
13 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
13 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
13 jam yang lalu
Infografis
Vajiralongkorn, Raja...
Vajiralongkorn, Raja Terkaya di Dunia yang Miliki 52 Kapal Emas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved