Pasokan listrik di Jateng-DIY saat pemilu aman

Senin, 07 April 2014 - 16:24 WIB
Pasokan listrik di Jateng-DIY...
Pasokan listrik di Jateng-DIY saat pemilu aman
A A A
Sindonews.com - PT PLN (persero) Distribusi Jateng-DIY memastikan keadaan listrik selama pemilu legislatif dan pada saat penghitungan suara terjaga. Namun, PLN tetap mengimbau seluruh KPU untuk tetap menyediakan genset cadangan.

Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN Distribusi Jateng-DIY, Supriyono menyatakan, untuk saat ini kelistrikan di Jawa Tengah dan DIY tidak ada masalah pasokan listrik sudah disiapkan. Sebelum sampai dan sesudah pemilu ada Standart Operasional Prosedur (SOP) yang dijalankan PLN.

Menurutnya, PLN sudah menjalankan SPO sejak 2 April. Di mana, SOP yang dilakukan sejak 2 April hingga 16 April ini, PLN tidak melakukan pemeliharaan, terhadap jaringan listrik yang ada di Jateng dan DIY.

Pihaknya hanya melakukan perbaikan jika ditemukan ada kerusakan atau ganguan. Hal ini dilakukan untuk menjamin tidak adanya pemadaman listrik menjelang dan pasca pemilu legislatif 9 April.

"Biasanya kalau kita melakukan pemeliharaan listrik pasti kita padamkan untuk saat ini sampai selesai pemilu pemeliharaan kita pending dulu. Kita hanya melakukan perbaikan jika ada ganguan," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (7/4/2014).

Meski demikian, pihaknya tidak bisa menjamin apakah nanti akan ada ganguan atau tidak. Sebab itu, PLN sendiri juga sudah menyiapkan langkah antisipasi dengan menyiagakan genset di 76 Unit Pelayanan Jaringan (UPJ) dan 3 Unit Layanan (UL). Masing-masing UPJ dan UL menyediakan minimal satu genset.

"Selain itu kita juga menempatkan satu genset milik PLN dengan kapasitas 125 KVA di KPUD Provinsi. Kami berharap, KPU-KPU tetap menyediakan genset untuk mengantisipasi adanya kerusakan atau ganguan kelistrikan ketika pengitungan suara," jelasnya.

PLN juga menyiapkan posko pemilu pada setiap rayon atau UPJ, untuk pengawasan wilayah bila terjadi ganguan. Kemudian, untuk mencegah terjadinya sabotase, PLN bekerja sama dengan aparat kepolisian dan TNI meningkatkan penjagaan di seluruh pembangkit dan transmisi di Jateng-DIY.

Humas dan Protokol PLN Distribusi Jateng dan DIY, Reffi Sangi menuturkan, pada saat penghitungan suara dan selesai penghitungan suara diprediksi kebutuhan listrik akan mengalami kenaikan sekitar 10 persen, dari kebutuhan harian.

"Kapasitas kita saat ini sekitar 35.000 megawatt dan akan mampu untuk memberikan pasokan meski terjadi kenaikan 10 persen," katanya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Perpanjang...
Pemerintah Perpanjang Pemberian Diskon Tagihan Listrik
Pemerintah Tahan Kenaikan...
Pemerintah Tahan Kenaikan Tarif Listrik untuk Menjaga Daya Beli Masyarakat
Kebutuhan Investasi...
Kebutuhan Investasi Ketenagalistrikan Nasional
Subsidi Listrik Diperpanjang...
Subsidi Listrik Diperpanjang Hingga Maret 2021
Schneider Electric Kampanyekan...
Schneider Electric Kampanyekan Rumah Nyaman, Listrik Aman
MCB RXE, Si Kecil yang...
MCB RXE, Si Kecil yang Bikin Rumah Aman dari Kebakaran
Berita Terkini
Pengusaha Buka Suara...
Pengusaha Buka Suara soal Pabrik Otomotif Jepang Kabur dari RI ke Vietnam
49 menit yang lalu
Harga Emas Dunia Mendadak...
Harga Emas Dunia Mendadak Ambles Hari Ini! Investor Ramai-ramai Putar Haluan
1 jam yang lalu
Menilik Strategi Eksportir...
Menilik Strategi Eksportir Kelapa Bulat Bertahan di Tengah Ketatnya Pasar Global
2 jam yang lalu
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
2 jam yang lalu
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
3 jam yang lalu
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved