Menperin akui PPnBM ponsel impor timbulkan penyelundupan

Selasa, 08 April 2014 - 16:35 WIB
Menperin akui PPnBM...
Menperin akui PPnBM ponsel impor timbulkan penyelundupan
A A A
Sindonews.com - Menteri Perindustrian, MS Hidayat tidak memungkiri bahwa pengenaan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk semua jenis telepon selular (ponsel) impor berpotensi semakin maraknya impor ponsel ilegal.

Meski demikian, kebijakan tersebut tidak akan digagalkan. "Ya pastilah. Setiap kenaikan kewajiban PPnBM atau tax itu selalu merangsang orang untuk menyelundupkan," ungkapnya usai menghadiri peresmian pabrik baru PT Kawasaki Motor Indonesia, Cikarang Barat, Selasa (8/4/2014).

Menurutnya, masalah impor ponsel ilegal akan ditangani Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI. "Ya itu nanti minta ke Bea Cukai. Hajar habis penyelundup. Kalau kita takut, kita enggak maju-maju," imbuhnya.

Dia mengatakan, pengenaan pajak atas ponsel impor ini bertujuan untuk menekan impor ponsel yang membanjiri pasar Indonesia. "Optimis bisa, karena impor kita sudah USD5 miliar lebih. Pajak ini workable di depan mata karena teknologinya sudah dikuasai," jelas Hidayat.

Sementara, Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi tetap akan mengenakan pajak impor ponsel tersebut meskipun rawan akan penyelundupan.

"Jadi, gini lho. Ini sama saja dengan anak sekolah yang nyontek. Masak sekolahnya yang ditutup? Ya, enggak dong. Kami akan memberikan briefing specs kepada industri kita supaya tumbuh," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kemendag dan Kemenperin tengah menggodok kebijakan pemberlakuan pajak atas semua jenis ponsel sebesar 20 persen. Hal ini ditempuh untuk mendorong pertumbuhan industri sejenis di dalam negeri.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aksi Menuntut Reformasi...
Aksi Menuntut Reformasi Pegawai Pajak
Diskon Pajak Mobil Baru...
Diskon Pajak Mobil Baru Berlaku Mulai 1 Maret 2021
Negara yang Kaya Tanpa...
Negara yang Kaya Tanpa Memungut Pajak dari Rakyatnya
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Kapolri: Polri akan...
Kapolri: Polri akan Kawal Kepatuhan Wajib Pajak untuk Bayar Pajak
Adaro Raih Penghargaan...
Adaro Raih Penghargaan Wajib Pajak
Berita Terkini
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
1 jam yang lalu
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
2 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
3 jam yang lalu
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
8 jam yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
8 jam yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 jam yang lalu
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved