Kadin berharap pileg hasilkan anggota dewan pro ekonomi

Rabu, 09 April 2014 - 16:21 WIB
Kadin berharap pileg...
Kadin berharap pileg hasilkan anggota dewan pro ekonomi
A A A
Sindonews.com - Kalangan pengusaha mengharapkan adanya perbaikan pada struktur wakil rakyat yang terpilih dalam pemilihan umum legislatif (pileg) yang digelar hari ini. Diharapkan, anggota dewan lebih pro ekonomi.

"Kalau untuk DKI, kami harapkan anggota legislatif yang terpilih nanti bisa lebih baik dari yang sekarang. Lebih baiknya, yaitu lebih banyak melibatkan kalangan pengusaha dalam menciptakan keputusan-keputusan dan peraturan-peraturan yang berhubungan dengan kesejahteraan masyarakat," kata Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri DKI Jakarta Sarman Simanjorang saat dihubungi, Rabu (9/4/2014).

Sarman menuturkan, selama ini anggota dewan yang duduk di DPRD DKI Jakarta kurang berkomunikasi dengan kalangan pengusaha, sehingga kebijakan yang dihasilkan seringkali tidak mengena pada pokok permasalahan yang seharusnya diselesaikan.

DKI Jakarta ini, menurut Sarman, adalah kota unik yang berbeda dari kota-kota lain di Indonesia. "Di DKI itu tidak ada sumber daya apakah itu pertambangan, pertanian atau sumber daya lainnya. DKI itu adalah kota jasa, seperti perdagangan, komunikasi dan pariwisata," kata Sarman.

Untuk itu, Sarman menuturkan, anggota dewan yang duduk di DPRD DKI Jakarta perlu ekstra cermat dan berhati-hati dalam menetapkan kebijakan.

"Kita harapkan anggota dewan yang baru lebih pro ekonomi. Pelaku usaha perlu dilibatkan dalam membuat kebijakan karena kami yang ada di lapangan. Dan kami tahu betul bagaimana kondisi yang sebenarnya terjadi. Jadi, kami harap dalam menetapkan kebijakan, kalangan usaha harus diminta masukan," pungkas dia.

Sementara itu, Sarman menambahkan, secara nasional pihaknya mengharapkan hal yang tidak jauh berbeda, yakni keterlibatan pelaku usaha dalam membuat kebijakan harus ditingkatkan. Apakah itu dalam membahas undang-undang (UU) atau peraturan pemerintah (PP).

"Pelaku usaha harus diminta masukan-masukan. Apalagi Indonesia sebentarlagi akan masuk dalam Asian Economic Community pada 2015 mendatang. Kita harus bisa bersaing karena intinya itu kan ada di pembangunan ekonomi. Pelaku usahanya harus dilibatkan," tutur dia.

Dia menilai, jika pelaku usaha tidak dilibatkan, maka akan sulit mendapatkan kebijakan ekonomi yang tepat.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
18 menit yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
28 menit yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
43 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
52 menit yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
1 jam yang lalu
Zero ODOL Dinilai Jadi...
Zero ODOL Dinilai Jadi Titik Awal Perkuat Keselamatan Transportasi
1 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved